Dengar Keluhan Tukang Ojek, Presiden Janji Berikan Kelonggaran

Jokowi mengajak para pekerja harian tetap optimistis dan tidak perlu khawatir namun tetap waspada di tengah pandemi COVID-19.

11
Ilustrasi/IDN Times

NGETGRIP – Presiden Joko Widodo mengaku mendapatkan banyak keluhan dari para pekerja harian termasuk tukang ojek, sopir taksi, hingga nelayan. Dia pun berjanji akan memberikan kelonggaran di tengah wabah virus corona atau COVID-19.

“Keluhan yang saya dengar juga dari tukang ojek, supir taksi yang sedang memiliki kredit motor atau mobil, atau nelayan yang sedang memiliki kredit,” kata Presiden Joko Widodo melansir dari Pindainews.com dari Antara.

Jokowi mengajak para pekerja harian tetap optimistis dan tidak perlu khawatir namun tetap waspada di tengah pandemi COVID-19.

Pemerintah menurutnya, sangat serius memikirkan dan mencari jalan keluar berupa jaring pengaman sosial yang diharapkan akan mengamankan mereka dari sisi ekonomi selama wabah terjadi.

“Saya kira sampaikan ke mereka tidak perlu khawatir karena pembayaran bunga atau angsuran diberikan kelonggaran selama 1 tahun,” katanya.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan Pemerintah telah menyiapkan beberapa skenario yang mengalkulasi dan memprediksi kondisi beberapa waktu ke depan merespons COVID-19.

“Beberapa skenario juga telah kita hitung, telah kita kalkulasi mengenai prediksi COVID-19 di Indonesia bulan April seperti apa, Mei seperti apa, skenario buruk, sedang, ringan seperti apa,” katanya.

“Dan kalau betul-betul sulit dibendung ya paling tidak kita masuk ke skenario sedang jangan sampai masuk ke skenario yang paling buruk,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Asosiasi Driver Online Bandung Tiga Tahun Bersatu Kita Solid