15 Pelanggan Western Union di Kantorpos Raih Hadiah Umrah

151

NGETRIP, BANDUNG – Sebanyak 15 pelanggan Pos Indonesia mendapatkan hadiah tiket perjalanan umrah. Mereka adalah pelanggan layanan remitansi Western Union di Kantorpos yang bertransaksi pada periode 1 Mei hingga 31 Juli 2019 mendapatkan hadiah tiket perjalanan umrah.

Selain tiket perjalanan umrah, program ini juga memberikan hadiah lain berupa 20 televisi 32 inch dan 20 lemari es dua pintu.

Sebanyak lebih dari 500 ribu pelanggan dari delapan provinsi mengikuti program undian ini, dan terpilih 55 konsumen beruntung yang berasal dari 2.000 lebih Kantor pos yang tersebar di delapan provinsi tersebut.

Direktur Jaringan dan Layanan Jasa Keuangan PT Pos Indonesia Ihwan Sutardiyanta mengemukakan, melalui program Ramadhan bersama Pos dan WU ini, diharapkan para pelanggan semakin terdorong bertransaksi kirim dan ambil uang Western Union di Kantorpos.

“Selain itu untuk meningkatkan awareness masyarakat bahwa Pos Indonesia tidakhanya melayani jasa pos, kurir, dan logistik, tetapi juga berbagai produk dan layanan jasa keuangan terutama layanan pengiriman dan pembayaran uang weselpos baik domestik maupun cross border,” katanya di sela-sela pengundian Ramadhan bersama POS dan WU 2019 di Graha Pos Jalan Banda, Kamis (15/8/2019).

Dia mengatakan, layanan remitensi memang meningkat pada bulan Ramadhan. Peningkatannya, bisa mencapai dua kali lipat dibandingkan hari biasa. provinsi yang paling besar pengiriman uangnya, adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, serta Nusa Tenggara Barat. Negara asal pengiriman uang, didominasi Arab Saudi, dan negara lain seperti Uni Emirat Arab, Malaysia, Hongkong, Taiwan, dan lainnya.

Menurutnya, pada tahun ini Pos Indonesia menargetkan nilai remitansi sebesar Rp16 triliun. Pada tahun lalu, nilai remitansi mencapai Rp15 triliun.

Dia mengemukakan, pelanggan remitansi yang paling utama adalah para migran worker. Namun, lanjutnya, kini muncul segmen-segmen baru, seperti transaksi para pelaku UKM yang produknya di ekspor, seperti di Purbalingga yang mengekspor knalpot. “Makanya, kami akan tambah channel, karena muncul demand baru. Dengan Western Union, akan dikembangkan modern channel,” ujarnya.

Dia meyakini pengembangan digital akan kembali menggairahkan bisnis layanan jasa keuangan PT Pos Indonesia, mulai dari pengembangan core system, mobile aplication, dan lainnya. Perseroan terus mendorong digitalisasi layanan jasa keuangan misalnya dengan mengembangkan aplikasi mobile service yang bisa digunakan pelanggan Pos Indonesia, terutama untuk segmen menengah bawah.

“Misalnya di e-commerce, kita fokus peer to peer di daerah-daerah yang pemainnya UKM, sekarang kita juga memiliki layanan untuk COD. Kami yakin lini layanan jasa keuangan akan akan kembali tumbuh signifikan apalagi dengan adanya demand baru,” katanya.