2018, Polres Cimahi Ungkap 54 Kasus Narkotika

NGETRIP. ID, Cimahi- Delapan bulan terakhir di tahun 2018, Sat Res Narkoba Polres Cimahi telah mengungkap 54 kasus peredaran narkotika dengan total tersangka sebanyak 71 orang, baik di Kota Cimahi ataupun di Kabupaten Bandung Barat. 

Kasat Reskrim Narkoba Polres Cimahi AKP Sugeng Heriyadi mengatakan, peredaran narkotika di Cimahi dan KBB cukup tinggi. Maraknya penyalahgunaan narkotika diduga lantaran banyaknya pendatang di dua kawasan tersebut.

“Dari 71 tersangka itu kebanyakan pengedar dan statusnya pendatang,” katanya kepada wartawan di Mapolres Cimahi, Jalan Amir Machmud, Rabu (17/10/2018).

Pihaknya melakukan penangkapan terhadap para pengedar tersebut setelah menerima informasi dari masyarakat, dan rata-rata mereka ditangkap di kawasan yang rawan peredaran narkotika dengan sasaran peredaran para usia produktif.

Selain usia produktif, lanjutnya, target sasaran para pengedar masyarakat  menengah ke atas untuk narkotika jenis sabu dan ganja, sedangkan untuk obat-obatan terlarang sasarannya masyarakat kalangan menengah ke bawah.

“Berdasarkan keterangan tersangka yang telah kami tangkap, mereka mengedarkan barangnya ke orang yang sudah dikenal atau temanya sendiri,” ujarnya.

Dari pengungkapan kasus tersebut, pihaknya mengamankan barang bukti, 535,53 gram Sabu, 1,150,33 gram Ganja, 14,47 gram Gorila, 666,6 butir pil Extacy, 894 butir tramadol, 4.209 butir Trihexypenidhil, 24 butir Alparazolam, 24 butir Dextrometorphan dan 4 butir Ollonzephine.

Untuk menekan banyaknya peredaran narkotika, tersebut, kata Sugeng, perlu ada kerjasama antara masyarakat dengan aparat kepolisian. Ia meminta masyarakat yang mengetahui adanya peredaran narkotika harus segera melapor ke polisi. (ismalia)