40 Guru Antusias Ikuti Pelatihan Menghafal Alquran Semudah Tersenyum

115
40 Guru Antusias Ikuti Pelatihan Menghafal Alquran Semudah Tersenyum

KARAWANG – Tim Askar Kauny menggelar pelatihan menghafal alquran semudah tersenyum kepada 40 guru di SMPIT Gema Insani Cendekia di Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Senin 23 November 2020.

Pelatihan ini ditujukan bagi para guru dan pengurus di bawah binaan Lembaga Amil Zakat Gema Indonesia Sejahtera (LAZGIS) dengan menerapkan protokol kesehatan.

Tim Guru Ngaji Askar Kauny Nikmatul Azizah menjelaskan, para guru dikenalkan dengan metode menghafal alquran semudah tersenyum lewat surat Al-Takwir ayat 1-10 oleh ustaz Habiburrahim Lc.

Metode Kauny merupakan cara menghafal alquran disertai dengan terjemahan dengan memakai gerakan tangan agar mudah diingat.

“Kami mulai dari pengenalan metode, praktek menghafal sampai membuat gerakan sendiri, agar peserta bisa menghafal quran dengan cara paling mudah,” ungkap Azizah.

Azizah menyatakan, karena antusias yang tinggi, timnya akan melanjutkan pelatihan kepada para peserta dengan metode daring, melalui video tutorial yang diberikan Askar Kauny.

Selain itu, mereka yang telah mengikuti pelatihan juga akan dipantau tim guru ngaji Askar Kauny agar terus konsisten dalam menghafal alquran.

“Tujuannya agar ilmu yang diperoleh bisa disebarluaskan oleh peserta. Kami juga terus menjalin kerjasama untuk mengirim guru ngaji ke SMPIT Gema Insani Cendekia,” ujarnya.

Salah satu guru yang mendapat pelatihan, Suhemi merasakan manfaat dan kemudahan dari metode menghafal alquran yang diberikan tim Askar Kauny.

Ia optimistis muridnya bisa dengan mudah menghafal alquran dengan metode Kauny.

“Karena mengajarnya bisa sambil bermain, jadi gak ngantuk. Banyak ilmu yang bisa diserap dan diterapkan kepada anak-anak,” ungkapnya.

Ketua Umum LAZGIS Wahyu Widodo menyatakan, pelatihan yang digelar guna meningkatkan kemampuan para guru dan mitra agar mempunyai kemampuan menghafal alquran dengan lebih baik.

“Alhamdulillah luar biasa, banyak dari civitas yang memang baru kali ini dapat pelatihan dan sangat terbantu. Semoga kedepannya bisa terus dilanjutkan,” imbuh Wahyu.**