6 Protokol Kesehatan Yang Wajib Dipatuhi Ojek Online, Jangan Anggap Sepele!

113

NGETRIP – Para pelanggan dan pengemudi ojek onlie wajib mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Ojol yang menggunakan sepeda motor dalam melayani kepentingan masyarakat dan kepentingan pribadi dapat mengangkut penumpang dengan ketentuan harus memenuhi protokol kesehatan.

Itu yang tertulis di Pasal 11 Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 41 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas PM 18 Tahun 2020 Tentang Pengendalian Transportasi dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19, seperti dikutip NGETRIP.ID melalui dephub.go.id.

Direktur Jenderl Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi mengatakan, ojek online jika beroperasi harus berinovasi menjaga jarak fisik untuk mencegah penularan Covid-19.

“Operator ojek online (ojol) harus mengkomunikasikan protokol kesehatan dengan ketat. Selain itu, pihak aplikator juga harus menyediakan partisi atau sekat pembatas penumpang kepada mitra ojolnya,” ujar Budi.

Ini protokol kesehatan yang harus dipatuhi oleh para ojek online:

1. Pengemudi disinfeksi kendaraan sebelum dan sesudah digunakan

2. Pengemudi menggunakan masker, sarung tangan, jaket lengan panjang

3. Penyekat disarankan untuk jaga jarak penumpang dan pengemudi

4. Penumpang ojek online bawa helm sendiri dan menggunakan masker

5. Prioritaskan pembayaran ojek online secara non-tunai

6. Terakhir siapkan hand sainitizer oleh pengemudi.

Patuhilah protokol kesehatan yang ditetapkan untuk ojek online dan penumpang agar mencegah penyebaran virus Covid-19.