Anterin Klaim Punya Strategi Jitu ‘Rusak’ Dominasi Grab dan Gojek

Foto: Republika

NGETRIP.ID – Aplikasi Anterin meramaikan industri penyedia jasa layanan transportasi online. Anterin mencoba menawarkan perbedaan yang belum dimiliki dua aplikator ‘raksasa’ di Tanah Air, Grab dan Gojek Indonesia.

Perbedaan itu adalah menawarkan sistem berlangganan bagi driver serta penetapan harga dengan lelang dengan metode bagi hasil. Dengan skema yang ditawarkan kepada mitra dan pelanggan, Anterin optimistis bisa bersaing dan mengusik dominasi Grab maupun Gojek.

Founder & CEO Anterin, Imron Hamzah mengklaim platformnya sudah memiliki mitra driver sebanyak 200.000 orang yang tersebar di 33 kota. Anterin mempunyai misi untuk mendukung kemandirian bagi mitra driver. Selain itu meski tanpa menawarkan promo, layanan Anterin memberi jaminan harga layanan sangat bersaing.

Dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (27/9), Imron mengungkapkan melalui konsep bagi hasil ini pengemudi akan bebas menentukan sendiri harga. Sementara penumpang bebas memilih driver sesuai dengan preferensi masing-masing seperti harga terbaik, driver terdekat, jenis kendaraan hingga jenis kelamin driver.

“Untuk menggandeng mitra pun kami akan memberikan opsi, subscription based, kami harap nantinya bisa memiliki merchant yang tidak dimiliki yang lain,” kata Imron.

Subscription based, jelas Imron, maksudnya berlangganan di mana pengemudi diwajibkan untuk menyetorkan sejumlah dana ke Anterin karena keanggotannya di platform. Saat ini biaya berlangganan dipatok Rp150.000 per bulan.

Bila sudah berlangganan maka semua pendapatan yang didapatkan pengemudi dari orderan penumpang akan menjadi hak milik pengemudi. Tidak ada lagi potongan dari Anterin.

“Jadi 100 persen punya mereka, dan bisa atur sendiri targetnya. Di sela pagi sore mereka bisa beraktivitas yang lain,” kata Imron. (*)