Askar Kauny Kampanyekan “Jambi Kuat Bersama Alquran”

191
Jambi Kuat Bersama Alquran" telah dimulai Yayasan Askar Kauny (YAK) sejak awal Januari 2021 di Kota Jambi

NGETRIP – Rangkaian kegiatan “Jambi Kuat Bersama Alquran” telah dimulai Yayasan Askar Kauny (YAK) sejak awal Januari 2021 di Kota Jambi. Sambutan dan antusiasme yang tinggi diberikan umat muslim Jambi kepada tim Askar Kauny yang menggelar roadshow di beberapa lokasi.

Roadshow “Jambi Kuat Bersama Alquran” merupakan inisiatif tim Askar Kauny yang berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk para donatur jelang peletakan batu pertama pembangunan masjid dan rumah tahfiz di Kota Jambi.

“Insya Allah kami akan bangun masjid dan pesantren tahfizpreneur di Kota Jambi yang acara simbolisnya akan digelar pada Kamis 7 Januari nanti. Mohon doa dari semua pihak agar bisa berjalan dengan lancar,” ungkap Head of Program Askar Kauny Ranus Saputra.

Ranus menyatakan, lahan masjid yang diwakafkan seluas 5.000 meter, sementara untuk pesantren tahfizpreneur tingkat SMP bagi pelajar yatim duafa sekitar 3.000 meter.

Lokasinya berada di pusat Kota di Simpang IV Sipin Kota Jambi. Pembangunan kedua lahan wakaf ini ditargetkan sekitar dua tahun. “Dan semoga bisa lebih cepat agar manfaatnya bisa segera dirasakan warga Jambi,” harapnya.

Sebelum dan saat pembangunan masjid dan pesantren tahfizpreneur ini, tim Askar Kauny menyiapkan beberapa program bagi warga Jambi. Sejak awal Januari ini, tim YAK yang dipimpin Director of Fundraising Azwar Riza telah menggelar pembagian mushaf alquran hingga makanan kepada santri yatim duafa di Kota Jambi.

Selain itu, jelas Ranus, tim Askar Kauny juga menggelar berbagai kegiatan lainnya seperti launching pelatihan bagi 1.000 guru tahfiz hingga kajian online yang menghadirkan berbagai pembicara nasional yang bisa diikuti siapapun di seluruh Indonesia bahkan mancanegara.

“Harapannya agar semangat ‘Jambi Kuat Bersama Alquran’ bisa dirasakan seluruh umat. Dan bagi mereka yang mau berpartisipasi juga masih terbuka lebar demi menghadirkan masjid dan pesantren tahfizpreneur di sini,” jelas Ranus.*