Awas Penderita Beberapa Penyakit Ini Jangan Berlebihan Minum Kopi!

Ilustrasi kopi. (Pixabay)

NGETRIP – Minum kopi di pagi hari terasa begitu nikmat, ditemanu berbagai makanan seperti roti atau gorengan.

Lebih baik lagi, minum kopi dapat memberikan manfaat kesehatan, bahkan dapat membantu  melindungi otak dari demensia.

Meski begitu, untuk orang yang menedrita asam lambung, iritasi usus besar, atau penyakit radang usus harus waspada terhadap cangkir kopi.

“Kami biasanya menyarankan untuk mengurangi asupan kopi bagi mereka yang mengalami penyakit asam lambung,” kata Leslie Langevin dikutip dari Thehealthy.

Itu karena kafein mengurangi tekanan di sekitar otot sfingter esofagus bagian bawah antara esofagus dan lambung dan gejala refluks dapat meningkat.

Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kopi tidak selalu dikaitkan dengan peningkatan gejala asam lambung.

“Jadi saya memberi tahu pasien untuk menghindari kopi selama beberapa minggu, lalu bisa meminumnya kembali dan amati kembali gejalanya,” katanya.

Jika masih merasakan ada masalah pada sistem pencernaan, disarankan untuk beralih ke kopi tanpa kafein atau mengencerkan kopi, bisa ditambahkan susu almond, santan, atau susu rendah lemak.

Itu bertujuan untuk meningkatkan kalsium dalam minuman kopi dan membantu mengurangi keasaman minuman.

Kopi yang diseduh dingin juga bermanfaat jika Anda menemukan bahwa kopi mengganggu Anda karena kandungan asamnya lebih rendah daripada kopi yang diseduh panas dan mencoba kopi tanpa kafein untuk mengurangi efek kafein itu.

Sedangkan hal lain mengatakan, menyeruput kopi di pagi melepaskan hormon kortisol saat bangun, membuat Anda merasa waspada dan berenergi.

Namun bertentangan dengan perkiraan Anda, penelitian telah menunjukkan bahwa mengonsumsi kopi sebenarnya menurunkan kadar kortisol Anda.***