Begal Resahkan Warga, Wali Kota Setuju Tembak di Tempat

142

NGETRIP.ID, BANDUNG— Seperti diketahui, pelaku kejahatan sering kali melukai korbannya. Tak hanya itu, pelaku juga tak segan melawan petugas saat akan ditangkap. Bahkan Emil dan warga setuju, tembak di tempat untuk pelaku begal yang melawan petugas kepolisian.

“(Melawan saat ditangkap, red) Jika itu diperlukan untuk tembak di tempat saya setuju,” tegas Ridwan.

Pemkot Bandung memang telah memberikan dukungan nyata kepada Polrestabes Bandung untuk memberantas kejahatan jalanan. Salah  satunya, pemberian 15 sepeda motor kepada tim Prabu.

Selain itu, Pemkot Bandung juga berusaha untuk menambah penerangan di jalanan Kota Bandung. Saat ini, Pemkot Bandung sedang melelang proyek Penerangan Jalan Umum melalui skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU)/Public Private Partnership (PPP). 

“Kota sedang lelang PPP, semuanya gak sanggup ditanggung APBD,” katanya.

Sikap Wali Kota Bandung agar polisi menindak tegas pelaku kejahatan memperoleh dukungan warga. Salah satunya, Ili Romli, warga Kopo.

“Kalau memang diperlukan, tindak tegas pelaku begal. Kalau berani sama polisi, apalagi sama warga sipil biasa. Jadi wajar kalau polisi menembak pelaku,” katanya.

Tak hanya Ili, warga lainnya, Santi juga meminta polisi semakin tegas terhadap pelaku kejahatan.

“Saya sering pulang malam. Saya selalu khawatir jika ada pengendara sepeda motor lain mendekat. Karena saya khawatir jika orang yang mendekati itu pelaku kejahatan,” ujar Santi, warga Tamansari.

“Jadi kalau polisi bertindak tegas, saya setuju. Biar ada efek jera kepada pelaku. Juga untuk memberikan peringatan kepada orang lain agar tidak melakukan tindak kejahatan,” jelas Santi. (sf)