Begini Loh Skema Keuangan Yang Disiapkan Grab Buat Driver Terdampak COVID-19

Mitra Grab/Ilustrasi

NGETRIP – Grab Indonesia sedang menyiapkan skema untuk mengurangi masalah keuangan yang dihadapi mitranya yang terdampak work from home di tengah pandemi corona.

Terlebih saat ini khususnya untuk wilayah di DKI Jakarta, permasalahan penurunan penghasilan para driver ojol semakin terasa setelah pemerintah merestui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19).

Dalam aturan PSBB ojek online tidak diperbolehkan mengangkut orang. Aturan mengenai pedoman pelaksanaan PSBB ini terdapat dalam pasal 15 Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 9 Tahun 2020.

“Grab bersama perusahaan rental kendaraan, PT Teknologi Pengangkutan Indonesia (TPI) akan meluncurkan program yang diharapkan dapat membantu keberlangsungan pendapatan mitra pengemudi melalui dukungan pihak Perbankan,” kata Neneng Goenadi, Managing Director Grab Indonesia mengutip dari Detikcom.

“Di samping itu kami juga sangat mengapresiasi dan menyambut baik inisiatif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang merencanakan keringanan pembiayaan melalui Perusahaan Leasing dan Perbankan, terutama bagi mitra pengemudi kami di Indonesia,” tambahnya.

Ada beberapa skema tengah disiapkan antara Grab dengan TPI adalah penundaan biaya rental mobil hingga dua bulan ke depan serta pemberian dana tunai sebagai bagian dari program loyalitas mitra yang tergabung dalam TPI.

Pertama, bagi seluruh pengemudi yang masih mempunyai kontrak aktif pada program Gold dan Flexi Plus, maka mendapat penundaan biaya rental sampai dengan 2 Juni 2020 dan pengemudi menggunakan kendaraan tersebut untuk bekerja. Lalu kedua, buat pengemudi yang membutuhkan uang tunai saat ini dapat mengikuti program GAP atau program Loyalti Flexi Plus.

Saat ini Grab sedang membantu Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) yang difasilitasi oleh OJK mendata debitur leasing yang merupakan mitra pengemudi GrabBike dan GrabCar serta mereka yang terkena dampak dari pandemi ini sesuai dengan kriteria dan persyaratan yang ditetapkan oleh OJK.

Neneng mengatakan melalui pendataan ini diharapkan pengajuan restrukturisasi dari pinjaman para mitra dapat diajukan secara kolektif oleh Grab kepada APPI yang nantinya akan disampaikan kepada perusahaan leasing yang menjadi anggota mereka.

“Sebagai bentuk dukungan saat ini kami tengah berdiskusi secara intensif dengan OJK terkait inisiatif ini, termasuk bagaimana Grab dapat membantu pelaksanaan di lapangan,” kata dia.

“Kami berharap dukungan Grab dalam program relaksasi keuangan pemerintah, juga mendapatkan dukungan dan respon positif dari pihak perbankan dan perusahaan leasing di Indonesia,” ujar Neneng.

Lebih lanjut mengutip dari Merdeka.com, Neneng mengatakan pihaknya telah menyiapkan 14 bantuan sebagai bagian komitmen kepada para mitra.

“Sejak awal penyebaran virus Covid-19 pada bulan Desember, Grab Indonesia telah memantau kondisi dan menyiapkan semua pemangku kepentingan terkait respons kami terhadap Covid-19 termasuk para mitra pengemudi kami,” ujar Neneng.

Atas hal itu, ia menjelaskan bahwa Grab Indonesia telah berkomitmen dengan bantuan sebesar USD 10 juta (Rp160 miliar) sebagai inisiatif mengatasi pandemi di Indonesia.

 

Berikut 14 Bantuan komitmen Grab Indonesia dalam menghadapi Covid-19:

Komitmen Keuangan:
1.Memberi bantuan keuangan Rp 1,5 juta (GrabBike) dan Rp 3 juta (GrabCar) bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.
2.Membantu fasilitasi dalam pertimbangan pemberian Bantuan Langsung Tunai melalui Kementerian Sosial untuk pekerja informal yang dirumahkan.
3.Membantu penghasilan pendapatan tambahan dengan program komunikasi marketing untuk restoran lokal.
4.Mengurangi biaya operasional dengan cashback bahan makanan & diskon kemasan makanan.
5.Menjembatani Mitra Pengemudi dengan Perusahaan Rental TPI dan perusahaan leasing untuk dukung program relaksasi pemerintah

Komitmen Kesehatan:
1.Mensubsidi asuransi kesehatan terkait klaim Covid-19.
2.Mengedukasi dan sanitasi lini transportasi Grab oleh petugas lapangan dan mandiri oleh pengemudi.
3.Berkolaborasi dengan mitra merchant dan restoran untuk meningkatkan prosedur kebersihan dan penyegelan makanan.
4.Menyediakan termometer tembak digital & Kartu Keterangan Pengiriman untuk merchant GrabFood.
5.Melengkapi dengan masker & hand sanitizers Mitra Pengemudi Grab, Petugas lapangan mitra GrabKios dan GrabFood.

Komitmen Pelayanan:
1.Meluncurkan pengantaran tanpa kontak (contactless delivery) untuk keselamatan mitra pengiriman.
2.Memperkenalkan pelaporan suhu tubuh harian bagi mitra pengemudi & pengantaran.
3.Membangun stasiun sterilisasi mobil di Jabodetabek dan akan diperluas di 10 kota di Indonesia.
4.Meluncurkan armada luar biasa untuk mendukung mobilisasi tenaga medis pada masa kritis.