Begini Respons Bos Ojol Soal Aturan PSBB Yang Melarang Angkut Orang

233
Ilustrasi/otomotifnet.com

NGETRIP – Grab di Indonesia merespons terkait layanan ojek online akan dilarang mengangkut penumpang selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan demi memutus penularan virus corona.

Pihak Grab tengah melakukan kajian lebih mendalam soal pedoman pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang melarang ojek online (ojol) untuk mengangkut penumpang demi memutus penularan virus corona.

Aturan tersebut diatur dalam Permenkes No 9 Tahun 2020 tentang Pedoman PSBB Dalam Penanganan COVID-19. Aturan itu tertuang dalam lampiran terkait tempat kerja yang dikecualikan untuk diliburkan.

Layanan ekspedisi barang, termasuk sarana angkutan roda dua berbasis aplikasi dengan batasan hanya untuk mengangkut barang dan tidak untuk penumpang.

Aturan terkait ojek online itu masuk pedoman terkait perusahaan komersial dan swasta yang dikecualikan untuk diliburkan. Kendati demikian, jumlah minimum karyawan wajib diterapkan.

“Terkait kebijakan PSBB dari pemerintah, saat ini kami sedang menindaklanjuti pedoman dari Permenkes Np.9/2020 dan berkoordinasi dengan pihak terkait,” kata Head of Public Affairs Grab Indonesia, Tri Sukma Anreianno mengutip dari CNNIndonesia.com, Senin (6/4).

Menurut Tri, Grab Indonesia bakal terus aktif mengimbau kepada semua mitra pengemudi dan pengiriman untuk mengutamakan kesehatan dan mengambil tindakan pencegahan secara menyeluruh.

“Sejak awal penyebaran virus Covid-19 ada bulan Desember, Grab Indonesia telah memantau kondisi dan menyiapkan semua pemangku kepentingan terkait respon kami terhadap Covid-19 termasuk para mitra pengemudi kami,” jelas Tri.

“Termasuk mengenakan masker setiap saat, mendisinfeksi kendaraan dan tas pengiriman mereka secara teratur, sering mencuci dan membersihkan tangan mereka serta menjaga jarak aman melalui prosedur contact-less delivery bagi mitra pengiriman GrabFood dan GrabExpress,” pungkasnya.

Sementara itu untuk pihak Gojek belum ada tanggapan terkait layanan ojek online dilarang mengangkut penumpang selama PSBB diberlakukan demi memutus penularan virus corona.