Bos Grab Merespons Diskon Ojek Online Tak Jadi Dilarang

186
Net

NGETRIP, Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata, merespons dibatalkannya mengatur pelarangan diskon atau promo transportasi online.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) ternyata tak memiliki wewenang untuk mengaturnya. Untuk permasalahan diskon tarif ojek online pihak Kemenhub menyerahkan ke Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).

Ridzki mengatakan, pihaknya telah memberikan masukan kepada pemerintah bahwa promo itu pada waktu-waktu tertentu.

“Promo itu pada waktu-waktu dan segmen-segmen tertentu untuk loyalti. Saya kira ini positif kita beri masukan kepada pemerintah,” ujarnya melansir dari Okezone, Kamis (13/6/2019).

Menurutnya, pembatalan kebijakan tersebut bisa menguntungkan semua pihak seperti penumpang dan pengemudi. Namun, dia tidak berkomentar terkait persaingan tidak sehat apabila adanya diskon.

“Saya tidak berkomentar karena itu dari Kemenhub cuma kalau ada yang merasa dirugikan silahkan berbicara ke wadah yang tersedia,” katanya.