Buntut Tewasnya Jakmania, Bepe Setuju Tidak Ada Sepak Bola di Indonesia

1875

NGETRIP.ID, BANDUNG–Laga bigmatch Liga 1 2018 antara Persib Bandung vs Persija Jakarta harus tercoreng dengan tewasnya salah satu suporter di area sekitar Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebelum pertandingan berlangsung.

Korban yang bernama Haringga Sirila asal Cengkareng, Jakarta itu tewas setelah mendapatkan pengeroyokan dari beberapa oknum Bobotoh yang mencurigainya sebagai suporter Persija atau Jakmania.

Buntut kejadian itu, Reskim Polrestabes Bandung sendiri telah mengamankan enam orang yang diduga sebagai tersangka untuk dimintai keterangannya.

Kejadian yang seakan terus berulang ini juga memantik respons dari beberapa kalangan, termasuk oleh salah satu pemain yang terlibat dalam laga tersebut, Bambang Pamungkas.

Matikan Sepak Bola

Lewat akun twitternya, Bambang Pamungkas menaggapi beberapa posting netizen yang mengomentari kejadian tersebut.

Dengan tegas legenda hidup Persija itu mengamini jika pada akhirnya sebuah pertandingan sepak bola bisa membuat seseorang kehilangan nyawa, sebaiknya sepak bola saja yang dimatikan di Indonesia ini.

“Agak ngilu sih bayangin tidak ada sepak bola di Republik, tapi saya setuju,” tulis pemain yang karib disapa Bepe itu dalam satu postingnya.


Terakhir sebelum pertandingan Persib vs Persija berlangsung, Bepe sendiri sebenarnya sudah mewanti-wanti agar suporter Jakmania tidak ada yang nekat datang ke Bandung demi menghindari adanya kejadian yang tak diinginkan.

“Bagi seluruh pendukung @Persija_Jkt di mana pun kalian berada, dengan segala hormat tidak perlulah datang ke Bandung. Saksikan saja pertandingan dari layar kaca di Jakarta, jangan lupa selipkan doa agar kami dapat membawa pulang hasil positif ke Ibukota.”

“Tidak ada satu kemenangan pun yang sebanding dengan nyawa,” pesan Bepe lewat twitternya.

(sf/indosport)