Cegah Corona, Ini Dia Tiga Poin Tips Aman Pesan Makanan Via Ojol

Layanan pesan antar makanan pun kini menjadi pilihan masyarakat untuk mengurangi risiko terpapar virus corona.

221
Sumber Foto: Grab Indonesia.

NGETRIP – Di tengah pandemi wabah virus corona atau COVID-19 yang semakin meluas di Indonesia, orang-orang menjadi lebih sering mengandalkan jasa pemesanan atau pengantaran makanan yang kini bisa dengan mudah dilakukan via aplikasi ojek online.

WHO memang telah menghimbau setiap orang untuk menjaga kebersihan dan melakukan social distancing atau menjaga jarak sosial.

Dan saat ini di Indonesia pemerintah sudah menerapkan agar masyarakat berdiam diri di rumah bahkan bekerja dari rumah untuk memutus penyeberan virus corona.

Ya, social distancing membuat kita harus tetap berdiam diri di rumah dan tidak bepergian jika tidak memiliki kebutuhan mendesak.

Layanan pesan antar makanan pun kini menjadi pilihan masyarakat untuk mengurangi risiko terpapar virus corona.

Tapi apakah kamu sudah mengetahui benar bagaimana cara yang tepat untuk memesan makanan dari restoran agar terhindar dari bakteri dan infeksi virus Corona?

Ini dia tips pesan makanan via aplikasi ojek online atau jasa pengantara makanan lainnya agar terhindar dari virus Corona:

1. Hindari Kontak Langsung dengan Pengirim Makanan

Mengutip dari ABC News, seorang spesialis penyakit menular, Dr. Simone Wildes, mengatakan bahwa salah satu tindakan pencegahan yang paling aman adalah dengan tidak melakukan kontak dekat dengan orang yang mengirimkan makanan.

“Mengurangi kontak saat pengiriman adalah dengan membuat mereka meninggalkan paket atau makanan di luar tanpa harus langsung berbicara dengan orang atau individu. Lalu setelahnya penerima keluar dan mengambil paket tanpa interaksi langsung,” jelasnya.

2. Segera Sampai di Dapur, Pindahkan Makanan ke Piring Makan

Selain itu, Simone juga menyarankan untuk segera memindahkan makanan ke piring begitu sampai di dapur. Hal ini akan membantu mengurangi risiko penyebaran kuman dan virus.

BACA JUGA:  Pj Gubernur Ingin Jabar Punya Pusat Olahraga Terpadu

“Keluarkan dari wadah, buang wadah tersebut lalu cuci tangan dengan sabun dan air,” jelasnya.

3. Cuci Tangan Setelah Membuang Bungkus Makanan

Menurut National Institutes of Health, virus Corona dapat hidup di permukaan karton selama 24 jam dan pada permukaan plastik hingga 72 jam. Oleh karena itu segera membuang lapisan pembungkus paket dan mencuci tangan setelahnya adalah dua hal yang sangat penting.

Hingga saat ini sebenarnya belum ada bukti yang mendukung bahwa penularan Covid-19 atau virus Corona dapat terjadi melalui makanan. Namun tidak ada salahnya untuk tetap berhati-hati agar kita dan orang-orang yang disayangi terhindar dari wabah pandemi Corona.

Grab dan Gojek Sudah Terapkan “Social Distancing”

Grab dan Gojek selaku penyedia jasa layanan on-demand di Indonesia, salah satunya pemesanan ojek melalui aplikasi, sudah menerapkan jarak aman atau social distancing kepada mitra pengemudi terutama untuk layanan pesan-antar makanan.

Gojek dan Grab mulai menerapkan jarak aman bagi pengemudi dengan pengguna, mereka mengukur suhu tubuh terutama bagi mitra yang tergabung dalam layanan pesan-antar makanan.

Gojek melalui layanan GoFood menerapkan layanan pengantaran tanpa kontak, contactless driver, didukung dengan pembaruan opsi teks pesan cepat, balasan otomatis di fitur Chat.

Fitur ini diciptakan saat imbauan bekerja dari rumah diterapkan untuk mengurangi kontak langsung. Gojek sudah menerapkan bekerja dari rumah, work from home (WFH) untuk karyawan di kantor pusat Jakarta dan berlaku juga untuk India, Singapura dan Filipina.

Sementara Grab memberlakukan jarak aman untuk layanan GrabFood dan GrabExpress. Dalam panduan yang diberikan Grab, pengguna bisa meminta pengemudi untuk meletakkan pesanan di luar pintu atau lokasi tertentu yang sudah disepakati.

BACA JUGA:  Setelah, CyberJek dan Anterin, Beujek Hadir Tantang Grab dan Gojek

Mitra Grab akan meletakkan pesanan di tempat tersebut dan menunggu pengguna mengambil pesanan dalam jarak 2 meter.

Grab menyarankan melakukan pembayaran secara non-tunai untuk mendukung pemesanan tanpa kontak ini. Kedua aplikator ojek online ini berusaha membekali mitra mereka dengan masker dan cairan pembersih tangan demi melindungi kesehatan mereka.