Di Tengah Pandemi COVID-19, Grab & Gojek Naikan Tarif Ojol, Ini Alasannya

Di Tengah Pandemi wabah virus corona atau COVID-19 yang melanda Indonesia COVID-19, tarif ojek online (ojol) malah naik Rp150/km hingga Rp250/km sejak Senin (16/3/2020) lalu. Aplikator Grab dan Gojek sudah menaikkan tarif tersebut.

90
Foto: Lensaindonesia.com

NGETRIP, Jakarta – Di Tengah Pandemi wabah virus corona atau COVID-19 yang melanda Indonesia COVID-19, tarif ojek online (ojol) malah naik Rp150/km hingga Rp250/km sejak Senin (16/3/2020) lalu. Aplikator Grab dan Gojek sudah menaikkan tarif tersebut.

Public Relation Manager Grab Andre Sebastian mengatakan kenaikan tarif sesuai dengan keputusan Kementerian Perhubungan pada 10 Maret 2020 untuk wilayah Jabodetabek. Pihak Grab pun masih memonitor pelaksanaan penerapan tarif baru terhadap mitra pengemudi maupun konsumen.

“Kami masih memonitor pelaksanaan penerapan tarif baru dan dampaknya kepada mitra pengemudi dan konsumen. Kami akan sampaikan hasil monitoring penerapan tarif baru sebagai masukan ke Kemenhub,” kata Juru Bicara Grab mengutip dari CNBC Indonesia.

Senior Manager Corporate Affairs Gojek Teuku Parvinanda juga menjelaskan Gojek mematuhi aturan pemerintah untuk memberlakukan penerapan biaya jasa ojek online.

Menurutnya, Sebagai karya anak bangsa, Gojek memiliki misi yang sama dengan pemerintah dalam memastikan pendapatan mitra driver yang berkesinambungan untuk mendukung iklim industri yang sehat.

“Hal ini juga sejalan dengan aspirasi dari mitra driver yang disampaikan salah satunya melalui forum komunikasi rutin kami yakni Kopdar Mitra Driver Gojek. Bersamaan dengan pemberlakuan kebijakan ini, Gojek akan terus menjadi yang terdepan dalam memastikan kualitas layanan bagi pelanggan setia kami, dengan tetap menjaga kenyamanan mitra driver dalam bekerja,” kata Teuku.

Meski ada kenaikan tarif, menurutnya permintaan terhadap layanan ride hailing pun masih normal sejauh ini.

Mulai Senin lalu, untuk tarif batas bawah yang sebelumnya Rp2.000/km naik menjadi Rp 2.250/km atau naik Rp250/km. Untuk tarif batas atas naik dari Rp2.500/km menjadi Rp 2.650/km. Artinya kenaikan Rp150/km.

Adapun tarif flat untuk 4 km pertama juga naik dari Rp8.000 hingga Rp10.000 menjadi Rp9.000 hingga Rp10.500.