Disdag Cimahi Tarik Produk Rusak dari Supermarket

212

NGETRIP.ID, Cimahi – Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi menarik sejumlah produk kemasan kaleng yang rusak saat melakukan sidak di tiga supermarket yang ada di Kota Cimahi, Rabu (29/8/2018).

Di lokasi pertama yakni di Yogya Plaza, Jalan Amir Machmud, petugas melakukan penarikan delapan produk kemasan kaleng susu kental manis yang tampak telah penyok atau berlekuk, namun pengelola minimarket belum mengganti kemasan tersebut.

Sementara di Borma Gempol, petugas menarik sebanyak 52 produk kemasan kaleng berbagai merk dan di Borma Kerkof menarik 24 produk kemasan kaleng yang sama. Dari dua supermarket tersebut semua kemasan kaleng telah rusak seperti penyok dan berkarat.

Seksi Perdagangan Disdagkoperind Kota Cimahi, Agus Nirwan mengaku sebelum sidak pihaknya telah melakukan sidak ke minimarket tersebut bersama Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sejak dua bulan yang lalu.

“Mereka telah mendapat rekomendasi, salah satunya mereka melakukan return. Tapi setelah kami cek masih ditemukan delapan produk kaleng susu kental manis yang penyok dan kembung,” ujarnya saat ditemui usai sidak, Rabu (29/8/2018).

Atas hal tersebut, pihaknya langsung melakukan pembinaan dan menyarankan ke pengelola minimarket agar memperketat lagi quality control saat memasarkan kemasan kaleng.

Menurutnya, kerusakan itu karena saat produk itu disimpan di rak, banyak yang terjatuh saat hendak dibeli masyarakat, sehingga pihak pengelola seharusnya bisa secepatnya mengganti produk kemasan kaleng yang telah jatuh tersebut.

Ditariknya sejumlah produk kemasan kaleng yang rusak itu lantaran pihak pengelola telah melanggar peraturan daerah (Perda), yakni nomor 9 tahun 2014 tentang perlindungan konsumen, sehingga pengusaha dilarang untuk menjual produk yang telah rusak.

“Tapi tidak ada sanksi, sejauh ini kita pembinaan dulu. Nantinya baru kita keluarkan surat peringatan, jadi sanksinya berupa sanksi administrasi,” katanya.

Sementara Chief Operation Yogya Plaza, Jovani mengatakan, dengan adanya penarikan produknya yang rusak itu baginya akan menjadi pembelajaran supaya lebih detail dalam menyortir barang saat hendak dipajang. “Terkait penemuan itu (kemasan yang rusak) itu kelalaian juga dari kita,” katanya.

Menurutnya, untuk kemasan kaleng yang kembung karena memang sudah kembung dari distributornya, sedangkan untuk kemasan yang penyok bisa jadi karena kelalaian dan jatuh oleh konsumen.

Pihaknya pun mengakui bahwa nantinya, pihak pengelola akan diberikan surat peringatan oleh pihak Disdagkoperind Kota Cimahi. (AF)