Divonis 5 Tahun, Eks Kadis Indag KBB Mewek

NGETRIP. ID, Bandung– Majelis hakim memvonis mantan Kadis Indag KBB Weti Lembanawati hukuman lima tahun penjara. Weti pun langsung mencucurkan air mata. Sementara mantan Kepala Bapelitbangda KBB Adiyoto hukuman 4,5 tahun, serta denda masing-masing Rp 200 juta, subsider kurungan enam bulan.

Hal itu terungkap dalam sidang putusan kasus dugaan suap dana bancakan SKPD KBB terhadap mantan Bupati Bandung Barat Abubakar di Pengadilan Tipikor pada PN Klas 1A Khusus Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (17/12/2018). 

Dalam amar putusannya, Ketua Majelis Fuad Muhammadi mengatakan, keduanya terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama dan berkelanjutan sebagaimana diatur dalam dakwaan alternatif pertama, yakni pasal 12 hurup a UU Tipikor.

“Menjatuhkan hukuman terhadap terdakwa satu (Weti) hukuman lima tahun penjara, dan terdakwa dua (Adiyoto) hukuman empat tahun enam bulan,” katanya.

Selain itu, kepada keduanya dikenakan denda Rp 200 juta subsider kurungan enam bulan. Khusus terdakwa Weti, diharuskan membayar uang pengganti senilai Rp 20 juta lebih atau jika tidak bisa membayar hingga ada keputusan tetap diganti dengan kurungan penjara enam bulan. 

Atas putusan tersebut, kedua terdakwa dan kuasa hukumnya mengambil sikap pikir-pikir. Begitu juga dengan tim JPU KPK sama-sama mengambil sikap pikir-pikir.

Saat mendengarkan putusan majelis hakim, Weti yang mengenakan kerudung hitam dan kemeja putih tampak matanya berkaca-kaca. Sementara Adiyoto tampak tenang saat vonis dibacakan untuknya. 

Sebelum membacakan putusannya, majelis juga membacakan hal yang memberatkan dan meringankan. Untuk yang memberatkan perbuatan terdakwa tidak mendukung program pemerintah.

Sementara hal yang meringankan, terdakwa sopan, belum pernah dihukum, kooperatif, dan memiliki tanggungan keluarga. 

Sebelumnya, JPU KPK menuntut mantan Kadis Industri dan Perdagangan KBB Weti Lembanawati dengan hukuman penjara selama tujuh tahun, denda Rp 200 juta, subside kurungan dua bulan. Tak hanya itu, Weti pun diharuskan membayar uang pengganti Rp 19 juta lebih.

Sementara mantan Kepala Bapelitbangda KBB Adiyoto dituntut hukuman enam tahun penjara, denda Rp 200 juta, subsider kurungan dua bulan. (sf)