Empat Anak Pengeroyok Haringga Resmi Cabut Banding

131

NGETRIP. ID, Bandung- Tim kuasa hukum pelaku anak pengeroyokan Jakmania Haringga Sirla, resmi mencabut permohonan banding. Padahal banding sebelumnya sudah terdaftar di PN Bandung menyikapi vonis hukuman penjara oleh hakim. 

Pencabutan banding dilakukan tim kuasa hukum keempat pelaku anak, Dadang Sukmawijaya Jumat (16/11/2018) sore. 

Sebelumnya empat pelaku anak resmi mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jawa Barat melalui Pengadilan Negeri (PN) Klas 1 A Bandung. Empat pelaku anak, yakni SH (17), AAP (15), TD (17), dan AF (16). 

Akta Banding untuk AF nomor : 04/Akta. Pid Anak/2018/ PN Bandung tertanggal 12 November 2018. untuk Anak SH, AAP, TD ikrar banding berdasarkan Akta Nomor : 05/Akta.pid-anak/2018/PN bdg. TertanggaI 12 November 2018. 

Dadang mengaku, pencabutan banding itu merupakan keinginan keluarga para pelaku anak sebelumnya ingin banding, akan tetapi seiring proses berjalan pihak keluarga para pelaku mengubah keinginan.

“Alasannya banding dicabut, keluarga dan pelaku anak sepakat bahwa mereka salah,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (19/11/2018).

Sebelumnya, hakim tunggal pengadilan. Anak PN Bandung memvonis SH dan AAP hukuman  4 tahun penjara, TD 3,5 tahun penjara dan AF 3 tahun penjara.

Menurutnya, keluarga yakin jika kejadian tersebut merupakan pembelajaran berharga dan kemudian kedepan para pelaku anak berjanji tidak akan mengulangi kembali kasus pidana kepada siapapun juga dan bertobat ke jalan yang lebih baik sebagaimana ajaran islam.

“Pencabutan banding  hak mereka, saya hormati keputusan keluarga dan anak, kemudian pencabutan banding itu suatu hal biasa secara hukum sah dan diatur oleh Undang undang, Pasal 235 ayat 1 KUHAP,,” ujarnya. (ismalia)