Gelar Razia, Polres Cimahi Sita 16 Ranmor

NGETRIP. ID, Cimahi Sat Lantas Polres Cimahi menyita satu angkot dan 16 motor berbagai merek dan jenis saat menggelar operasi Zebra Lodaya 2018, di Jalan Amir Machmud, Rabu (31/10/2018). Salah satu motor yang disita, yakni jenis Harley Davidson lantaran pengemudinya tak bisa memperlihatkan kelengkapan surat. 

Kasat Lantas Polres Cimahi AKP Suharto mengatakan, operasi Zebra Lodaya 2018 ini serentak dilaksanakan di seluruh Indonesia. Operasi dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan keamanan, ketertiban, dan kelancaran dalam berlalu lintas (kamtiblancar). 

“Alhamdulillah operasi berjalan lancar, sebanyak 50 pelanggar kita jaring,” katanya kepada wartawan di sela-sela kegiatan.

Dari 50 kendaraan yang terjaring, di antaranya satu unit angkutan umum dan 16 kendaraan motor, salah satunya motor gede (Moge) merek Harley Davidson. Motor pabrikan Amerika tersebut ditahan sementara lantaran pemiliknya tidak bisa menunjukan kelengkapan administrasinya.

Sementara sisanya, pengendara yang melanggar anak aturan lalu lintas atau kelengkapan kendaraan lainnya, dengan sanksi yang diberikan berupa tilang, baik SIM atau STNK-nya yang dijadikan sita jamin.

“Rata-rata pelanggaran yang dilakukan tidak bawa surat-surat. Seperti pemilik moge, kalau dia bisa buktikan kepemilikan surat-surat nanti akan kita kembalikan ke pemiliknya,” ujarnya. 

Disinggung pemilik Moge sempat akan kabur, Suharto mengklaim pengendara kemungkinan kaget saat akan mau dihentikan. Tapi setelah itu, dia kooperatif dan mengakui tidak membawa kelengkapan kendaraannya. 

Sementara dalam operasi kali ini ada yang berbeda dari pelaksanaan giat sebelumnya. Kali ini, seluruh personel yang dilibatkan mengenakan pita hitam lengan kanan.

Penggunaan peta hitam itu sebagai tanda duka cita atas insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018). Dalam pristiwa itu, seluruh penumpang diperkirakan meninggal.

“Kami menggunakan pita hitam di lengan kanan tanda turut berduka cita pada saudara kita dalam tragedi jatuhnya pesawat di Karawang,” katanya.

Pihaknya sangat berduka atas kejadian itu. Apalagi, dalam pesawat tujuan Pangkalpinang itu ada tiga petinggi polisi yang ikut terbang. Pihaknya berharap, semua korban diberikan tempat terindah dan tragedi ini tidak terulang lagi. (ismalia)