Hari Santri Nasional, Askar Kauny Wisuda 56 Santri Secara Online

118
Dokumentasi Santri Askar Kauny

NGETRIP – Dalam rangka menyambut Hari Santri Nasional, mahad Askar Kauny menggelar wisuda 56 santri yang telah menyelesaikan masa pendidikannya pada Kamis, 22 Oktober.

Di masa pandemi covid-19, wisuda ini digelar secara online yang bisa disaksikan keluarga dan kerabat para santri.

Manajer mahad Askar Kauny Azza Muhammad Nisfi menjelaskan, dari 56 santri yang akan diwisuda, sebanyak 16 santri telah menyelesaikan hafalan 30 juz alquran. Mereka rata-rata menyelesaikan masa pendidikan 2-5 tahun di pesantren yang dikelola Yayasan Askar Kauny di beberapa wilayah di Indonesia.

“Alhamdulillah bahagia rasanya, anak-anak asuh kita para santri yatim dhuafa penghafal alquran di Askar Kauny kini telah menuntaskan masa pendidikannya dan siap berkarya di masyarakat,” ungkap Azza.

Selain keluarga santri, beber Azza, pihaknya juga mengundang beberapa tokoh penghafal alquran seperti founder Askar Kauny ustaz Bobby Herwibowo, juri hafiz Indonesia ustaz Amir Faishol Fath, juara 1 tahfiz dan tafsir internasional KH Deden Makhyarudin dan qori muda Indonesia Salim Bahanan.

“Kehadiran mereka untuk memotivasi para santri agar terus semangat mengaplikasikan alquran dalam kehidupan sehari-hari,” imbuh Azza.

Azza menyatakan, selama belajar di pesantren, para santri belajar menghafal alquran dengan metode Kauny, belajar hadits, fiqih, akidah, bahasa arab hingga kegiatan ekstrakulikuler lainnya.

Setelah wisuda nanti, jelas Azza, santri yang telah belajar selama 5 tahun akan mengabdikan diri di pesantren hingga rumah tahfiz yang dikelola Askar Kauny maupun di berbagai pelosok di tanah air. Sementara para santri yang belum 5 tahun pesantren di Askar Kauny, akan melanjutkan pengambilan syahadah metode Kauny dan sanad quran.

“Agar ilmu bermanfaat, maka mereka (santri) harus terjun ke masyarakat,” kata Azza.