Hina Pekerjaan Ojol dan Beri Label ‘Miskin’ Bangsa Indonesia, Bos Taksi Malaysia Minta Maaf

214
Pendiri Big Blue Taxi Malaysia, Datuk Shamsubahrin Ismail. (Foto: Malaymail.com)

NGETRIP.ID – Setelah membuat heboh lewat pernyataannya yang menolak kehadiran aplikasi jasa transportasi online asal Indonesia, GOJEK dan menghina bangsa Indonesia ‘miskin’, pendiri Big Blue Taxi, Datuk Shamsubahrin Ismail menyampaikan permintaan maaf

Pernyataannya dalam sebuah wawancara televisi Malaysia pada 22 Agustus lalu itu viral di media sosial dan membuat geram warganet, khususnya dari Indonesia.

Seperti dilansir Tirto, Kamis (29/8/2019), Shamsubahrin Ismail mengaku kebanjiran pesan protes dari orang Indonesia, khususnya mitra driver GOJEK maupun pengemudi ojol lainnya se-Indonesia. Shamsubahrin Ismail berkilah, pernyataan itu ia sampaikan berdasarkan berita yang ia baca dari Indonesia.

“Saya memohon maaf atas kesalahan pada pernyataan saya memberi label orang Indonesia ‘miskin; berdasarkan laporan yang saya terima,” ucap Shamsubahrin Rabu (28/8/2019) seperti dilansir Tirto yang dikutip dalam malaymail.com.

Shamsubahrin yakin usai konferensi pers ini sebagian besar warga Indonesia telah menerima penjelasannya. Dengan demikian, berbagai pihak dapat maju dan memperbaiki hubungan yang sempat retak.

“Indonesia ada di hati saya, orang-orang Indonesia ada di hati saya,” ucap Shamsubahrin. (*)