Kapal Terbalik di Perairan Indramayu, 13 Orang Hilang

226

NGETRIP.ID, Indramayu – Kapal Motor (KM) Bunga Hati 2 terbalik di perairan Indramayu, Jumat (3/8) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. Seorang nakhoda dan 12 Anak Buah Kapal (ABK) hilang.

Guntur, pemilik KM Bunga Hati 2 menjelaskan, kapal berbobot 27 gross ton (GT) itu berangkat dari muara Desa Karangsong, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Kamis (2/8) sekitar pukul 16.00 WIB untuk mencari ikan di Laut Jawa.

“Kapal rencananya mencari ikan paling lama hingga dua bulan di Laut Jawa. Berangkat dari Karangsong dengan membawa perbekalan penuh,” beber Guntur di Mako Satpolair Polres Indramayu, Jumat (3/8).

Namun, dia kemudian menerima informasi KM Bunga Hati 2 mengalami kecelakaan di perairan Indramayu pada titik koordinat 05 35’50’’S – 108 31’00’’E. Dia pun langsung melaporkan kejadian tersebut pada instansi terkait.

Diketahui, nakhoda KM Bunga Hati 2 bernama Maslani, warga Desa Karangsong, Kecamatan/Kabupaten Indramayu. Sementara, 12 orang ABK yang seluruhnya warga Indramayu masing-masing bernama Trisno, Herun, Hendra, Roni, Yono, Wardani, Yusuf, Bagja, Komang, Warno, Dian, dan Eeng.

Selang beberapa jam setelah kejadian, imbuh Guntur, ada empat kapal nelayan yang berusaha mendekat ke lokasi kejadian. Salah satunya KM Jaya Mulya, yang dinakhodai Darsono, warga Indramayu.

Berdasarkan informasi dari Darsono, Jumat (3/8) sekitar pukul 10.30 WIB, kondisi KM Bunga Hati 2 masih ada di lokasi kecelakaan dengan posisi terbalik. Seluruh peralatan di kapal, termasuk jaring dan drum, tampak berserakan di sekitar lokasi terbaliknya kapal.

“Tapi nakhoda dan ABK-nya tidak ada,” ujar Guntur mengutip laporan Darsono.

Meski hingga Jumat (3/8) malam belum ada kabar mengenai keberadaan para awak kapalnya, Guntur berharap seluruhnya dalam kondisi selamat.

Bila mengacu pada informasi dari nakhoda KM Jaya Mulya, pada jarak empat mil sebelum lokasi kejadian, sebelumnya terlihat sebuah kapal kargo berhenti cukup lama. “Mudah-mudahan nakhoda dan seluruh ABK diselamatkan kapal (kargo) itu,” harapnya.

Dia mengakui, saat ini kondisi angin dan gelombang tak memungkinkan bagi kapal-kapal nelayan lain untuk mendekat ke lokasi kejadian. Menurutnya, para nelayan akan bergerak membantu pencarian bila kondisi cuaca membaik.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Deden berjanji, akan terus melakukan upaya pencarian terhadap seluruh awak kapal. Hanya saja, dia tak menampik upaya pencarian saat ini terkendala angin kencang dan gelombang tinggi.

“Kami berharap mereka semua selamat,” ungkapnya.

Harapan atas keselamatan para awak kapal itu mengingat informasi dari nelayan lain yang melihat adanya kapal kargo yang berhenti di sekitar KM Bunga Hati 2 yang terbalik. Seluruh ABK dan nakhoda KM Bunga Hati 2 diharapkan seluruhnya diselamatkan oleh kapal kargo yang belum diketahui identitasnya itu.

Kasat Patroli Daerah Ditpolair Polda Jawa Barat, AKBP Didit Eko Herawanto mengungkapkan, laporan terbaliknya kapal nelayan diterima pihaknya pukul 07.00 WIB. Informasi yang diperoleh dari kru kapal yang selamat itu menyebutkan, kapal terbalik setelah diterjang gelombang.

“Kami terima laporan ada kapal nelayan bernama Bunga Hati 2 terbalik akibat diterjang gelombang saat sedang mencari ikan,” bebernya di Markas Ditpolair Polda Jabar, Pelabuhan Cirebon, Kota Cirebon.

Pihaknya sendiri kemudian langsung berkoordinasi lintas sektoral dengan Basarnas, Angkatan Laut, Polres Indramayu, serta masyarakat. Sebuah kapal pun dikerahkan menuju lokasi terbaliknya kapal.

Dengan kondisi angin yang cukup kencang, Didit mengakui akan ada perpindahan lokasi dari terbaliknya kapal, karena terbawa arus laut. Kendala yang dihadapi dalam evakuasi berupa ganasnya gelombang dan jauhnya jarak dari Cirebon.

“Karena itu, kapal-kapal penyelamat dikerahkan dari arah Karangsong, Indramayu,” tegasnya. (erika lia/gin/INILAHKORAN)