Milad Ke-7, Askar Kauny Bertekad Luaskan Manfaat

245

NGETRIP – Yayasan Askar Kauny (YAK) bertekad menebar manfaat lebih luas lagi hingga ke pelosok wilayah Indonesia pada 2021 mendatang.

Hal ini dikatakan Founder Askar Kauny ustaz Bobby Herwibowo, pada perayaan Milad Ke-7 Askar Kauny pada 19 November 2020 di wilayah puncak, Bogor, Jawa Barat.

“Usia tujuh tahun berarti sudah mulai tumbuh, harus bisa berlari. Kami bertekad memberi manfaat yang lebih luas lagi kepada ummat, kepada para penghafal quran yatim-duafa dan pejuang quran di seluruh Indonesia,” ungkap Usbob di depan manajemen dan staf Askar Kauny.

Direktur Utama YAK Deny Ibnu Hajar menyatakan, selama tujuh tahun perjalanan Askar Kauny terdapat kelebihan dan kekurangan. Deny mengaku bangga dan terharu dengan orang-orang yang telah menjadi bagian dari pejuang alquran bersama Askar Kauny.

“Saya bangga dengan semua tim yang semangat karena Allah, karena alquran selama berkhidmat bersama Askar Kauny,” ujarnya.

Milad Ke-7 Askar Kauny juga bertepatan dengan rapat kerja nasional YAK pada 17-19 November. Deny mengungkapkan, pada 2021 nanti timnya akan membuka lebih banyak lagi mahad (pesantren) dan rumah tahfiz hingga ke benua Amerika dan Eropa.

“Insya Allah di Jerman dan Belanda akan dibuka rumah tahfiz bagi siapa saja yang mau menghafal dan belajar quran dengan metode Kauny,” jelasnya.

Selain itu, jelas Deny, agar bisa memberi lebih banyak manfaat bagi umat, timnya telah membagi direktorat menjadi lima, yakni Zakat Care, Solidarity Care, Wakaf Care, Quran Care dan Tahfiz Care.

“Jadi dengan adanya direktorat ini, kami bisa mengurai permasalahan lebih tajam agar bisa mengena kepada umat apa yang bisa kita bantu,” kata Deny.

Selain itu, ungkap Deny, salah satu yang akan dikerjakan timnya juga adalah menyentuh pelosok nusantara.

“Kami sadar belum banyak menyentuk pelosok. Padahal di sana banyak yang butuh guru ngaji, alquran hingga pembangunan musala atau pemberdayaan umat. Kedepannya Askar Kauny akan menyebar ke pelosok dengan memperkuat SDM di sana,” jelas Deny.*