Misi Besar Grab di 2025, Bertekad Jadi Platform Inklusif

320

NGETRIP.ID – Grab menetapkan misi pada 2025 dengan mengusung tema ‘Grab for Good’ untuk meningkatkan keterampilan dan menyediakan kesempatan kepada lebih banyak masyarakat Asia Tenggara dalam menyambut masa depan ekonomi digital

Grab For Good bertujuan memberdayakan lebih banyak masyarakat Asia Tenggara untuk menjangkau sejumlah akses krusial ke teknologi, peningkatan keterampilan dan layanan digital yang bagi sebagian orang merupakan kesempatan pertama kalinya. Hal ini akan mendorong mereka untuk menjadi bagian dari ekonomi digital yang tengah tumbuh dengan pesat dan memberikan mereka lebih banyak pilihan serta kesempatan untuk memiliki kehidupan yang lebih baik.

Grab For Good membidik sejumlah sektor dan kalangan. Di antaranya kerja sama ‘Tech for Good’ dengan Microsoft untuk menjembatani kesenjangan keterampilan teknologi di Asia Tenggara, dengan program-program yang dirancang khusus bagi mitra pengemudi Grab dan keluarga mereka Grab, juga meluncurkan program ‘Mendobrak Sunyi’ (Break the Silence) dalam lingkup regional untuk menciptakan lebih banyak kesempatan bagi teman tuli dan orang dengan keterbatasan pendengaran.

Dengan memanfaatkan kapasitas teknologi, platform, dan kerja sama, Grab telah menetapkan sebuah misi besar untuk program ‘Grab for Good’ yang akan dicapai pada tahun 2025. Untuk mencapainya, Grab mengumumkan dua inisiatif unggulan di bawah program Grab for Good.

Di antaranya sebuah pelatihan peningkatan keterampilan dan literasi digital yang bekerja sama dengan Microsoft, dan inisiatif ‘Mendobrak Sunyi’ yang memberikan kesempatan bagi teman tuli dan orang dengan keterbatasan pendengaran untuk dapat berpartisipasi lebih baik dalam ekonomi digital melalui ekosistem Grab.

Dua inisiatif ini merupakan permulaan dari rencana tahunan Grab untuk mendukung setiap orang dan bisnis skala kecil dengan kemampuan teknologi yang krusial, serta sebagai pembekalan agar bisa berkembang dalam ekonomi digital baru.

BACA JUGA:  Grab Pecat Permanen, Mitra Driver yang Pukul Pejalan Kaki di Trotoar

“Asia Tenggara siap menjadi ekonomi terbesar keempat di dunia pada tahun 2030, namun pada kenyataannya tidak semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk ikut tumbuh bersama Asia Tenggara yang tengah tumbuh. Jika sektor swasta secara aktif menciptakan program-program untuk komunitas lokal, maka teknologi dapat lebih dijangkau oleh lebih banyak orang, dan proses pembelajaran keterampilan-keterampilan baru dapat dengan segera mengubah kehidupan lebih banyak orang di Asia Tenggara,” jelas Anthony Tan, Group CEO & Co-founder, Grab.

Anthony Tan menambahkan, inti dari Grab for Good adalah membangun sebuah platform yang inklusif. “Telah menjadi komitmen kami untuk menciptakan dampak positif dan berkelanjutan di setiap negara tempat Grab beroperasi. Grab ingin memastikan bahwa setiap orang, terlepas dari latar belakang atau kemampuan yang mereka miliki, dapat merasakan manfaat dari ekonomi digital,” ujar Anthony Tan.

Karenanya Grab akan memperluas inisiatif ‘Mendobrak Sunyi’ (Break the Silence) ke Indonesia dan Singapura, serta mengembangkan lebih lanjut program yang telah berjalan di Malaysia dan Thailand ini. Grab memiliki lebih dari 500 mitra pengemudi Tuli dan berencana untuk menggandakan jumlah ini di tahun depan.

Dalam International Week of the Deaf (23-30 September), Grab mengumumkan kerja sama dengan Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) di Indonesia, Malaysia Federation of the Deaf, Singapore Association of the Deaf, dan National Association of the Deaf Thailand untuk meningkatkan penerapan serta advokasi pentingnya inklusivitas untuk mendukung teman Tuli dan orang dengan keterbatasan pendengaran di Asia Tenggara.

“Mendapatkan kesempatan bekerja dengan penghasilan yang cukup selalu menjadi tantangan bagi orang Tuli di Indonesia. Sering kali, kesempatan bekerja yang ada tidak menyediakan alternatif cara berkomunikasi selain lewat suara sehingga menyulitkan orang tuli dalam mendapat pekerjaan,” ungkap Ketua DPP Gerkatin, Bambang Prasetyo.

BACA JUGA:  Jabar Jamin Rasa Aman Umat Kristiani Dalam Merayakan Natal

“Kami sangat bersyukur perusahaan seperti Grab telah merangkul kami ke dalam platform mereka sehingga orang Tuli bisa menjadi mitra pengemudi, merchant (GrabFood) atau mitra pengiriman barang. Kerja sama dengan Grab Indonesia telah membantu memberdayakan orang Tuli sehingga lebih percaya diri dan mandiri secara ekonomi. Kami percaya, merupakan langkah penting bagi Indonesia guna mewujudkan bangsa yang lebih inklusif bagi semua,” tandasnya. (*)