Natal-Tahun Baru, Cimahi Bebas Angkutan Barang

NGETRIP ID, Cimahi – Menjelang natal dan pergantian tahun 2018, Dishub Kota Cimahi bakal membatasi kendaraan angkutan barang dan berat melintas di jalan protokol. Itu dilakukan sebagai langkah antisipasi terjadinya kemacetan.

Kepala Seksi Angkutan, Dishub Kota Cimahi, Ranto Sitanggang mengatakan, pemberlakukan pembatasan perlintasan angkutan barang tersebut akan berlangsung sejak 21-22 Desember, 25 Desember, 28-29 Desember, dan 1 Januari 2019, dengan waktu selama 24 jam.

“Pembatasan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Menhub) No. 115 tahun 2018 tentang Pengaturan Lalu Lintas Operasional Mobil Barang Selama Masa Angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019,” katanya saat ditemui di Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Jalan Demang Hardjakusumah, Kamis (13/12/2018).

Mengacu aturan itu pihaknya akan menerapkan dan melaksanakan pembatasan perlintasan angkutan barang tersebut sesuai aturan yang berlaku. Namun, larangan itu tak berlaku untuk mobil angkutan BBM dan BBG, sembako, angkutan ternak, dan angkutan pos dan uang.

Kebijakan ini dilakukan untuk mencegah kemacetan lalu lintas. Terutama untuk menjamin keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran berlalu lintas masyarakat, saat perayaan natal dan malam pergantian tahun baru. 

Pihaknya pun bakal segera mensosialisasikan aturan tersebut  kepada pengusaha pemilik kendaraan angkutan dan industri di Kota Cimahi, karena mereka menjadi sasaran aturan ini dan harus patuh. 

“Pengawasan dan penindakan bakal kita lakukan di lapangan agar kegiatan masyarakat dalam libur Natal dan Tahun Baru 2019 bisa tetap lancar,” katanya.  

Kepala Bagian Operasi (KBO) Satuan Lalu Lintas Polres Cimahi, Iptu Duddy Iskandar, mengatakan, pihaknya akan menurunkan sejumlah personel untuk memantau adanya larangan tersebut.

“Iya pasti kita turunkan personel kalau sudah ada aturannya. Kita mengikuti diberlakukannya aturan itu (membatasi perlintasan untuk angkutan barang),” ujarnya.

Sementara, apabila masih ada kendaraan angkutan barang dan angkutan berat yang melintas setelah diberlakukannya aturan tersebut, pihaknya akan memberikan sanksi tegas. (ismalia)