Netizen Terharu dengan Gerakan Bagi Makanan Gratis untuk Driver Ojol

Atas dasar kemanuasiaan, seorang pria bernama Agus Sari tergerak membuka donasi yang khusus ditujukan untuk para driver ojol.

Tangkapan Layar Twitter

NGETRIP – Wabah virus corona di Indonesia semakin meluas, pemerintah pun membuat aturan bagi masyarakat untuk melakukan aktivitas di rumah, termasuk bekerja, belajar dan beribadah.

Hal ini tentu menjadi kendala bagi para driver ojek online (ojol) karena sebagian besar pekerjaannnya di luar rumah, alias di jalanan.

Persoalan tersebut membuat penurunan orderan yang didapatkan driver ojol. Pendapatan mereka sangat terbatas padahal kebutuhan harian harus tetap terpenuhi, terutama soal urusan makanan.

Atas dasar kemanuasiaan, seorang pria bernama Agus Sari tergerak membuka donasi yang khusus ditujukan untuk para driver ojol. Terhitung sejak 18 Maret 2020, Agus yang juga CEO Landscape Indonesia membuka donasi lewat kitabisa.com untuk menggalang dana.

“Saya ingin menggalang dana untuk melindungi mitra gojek online dan pekerja informal yang terpapar risiko penularan covid 19,” tulis Agus pada akun media sosialnya @agussari.

Respons dari para netizen ternyata positif. Ajakan tersebut ternyata menggerakkan ratusan bahkan ribuan donatur untuk ikut menyumbang. Uang hasil sumbangan kemudian digunakan untuk membeli beberapa barang kebutuhan driver ojol termasuk makanan, masker dan hand sanitizer.

Corong donasi yang sudah lima hari ini dibuka sudah berhasil mengumpulkan dana lebih dari Rp 100 juta, padahal target ini awalnya diperkirakan akan terpenuhi dalam 1 bulan.

Agus memang secara rutin mengumumkan hasil donasi serta peruntukan dana yang dipakai, yakni membagikan makanan gratis untuk para ojol. Dibantu asosisasi ojol, Liem pemilik akun @yogojekyo gerakan bagi-bagi makanan ini dilakukan di beberapa titik. Aksi bagi-bagi makanan gratis ini disambut positif oleh para driver ojol.

Tak hanya mendapat makanan gratis, para driver ojol ini juga memiliki tugas mendistribusikan makanan untuk rekan sesama ojol yang lokasinya jauh dari pusat pembagian makanan.

Mulai 20 Maret, kegiatan bagi-bagi makanan ini dilakukan di 5 titik yakni Bintaro, Depok, Tangsel, Bekasi dan Kebayoran lama. Jumlah titiknya akan terus ditambah seiring berjalannya waktu.

“Bila situasinya membaik dan dana yang ada bertambah, akan kita pertimbangkan untuk memperluas di luar Jabodetabek,” ujar Agus.

Setiap harinya ada ratusan porsi makanan gratis yang dibagikan untuk para ojol serta orang yang membutuhkan. Jumlah makanan dan dana yang terpakai juga diumumkan secara transparan.

Aksi ini pun menarik perhatian netizen. Banyak yang mendukung kegiatan ini dengan cara berdonasi atau membantu menyemangati. Bahkan tak sedikit driver ojol yang mengapresiasi kegiatan ini.

“Saya driver ojol dan dua hari ini sangat terasa sekali penurunan pendapatan. Bersyukur kalau ada yang memberikan bantuan, tidak usah dulu berbicara bantuan uang. Bantuan makanan, masker dan hand sanitizer sudah sangat membantu,” ujar salah satu driver ojol.

“Tebarkan cinta kasih untuk sesama manusia dan semesta pun akan memulihkan kita dari semua rintangan hidup. Percayalah badai pasti berlalu,” sahut netizen.

Agus mengatakan kegiatan ini masih akan terus berlanjut sampai kondisi membaik. Dana hasil donasi juga akan digunakan untuk membeli desinfektan yang akan didistribusikan ke banyak daerah yang terpapar virus corona.