Paket Bantuan di Sumedang Dikirim Ojol dan Kurir Pos

21
Gubernur Jabar Ridwan Kamil melepas pengiriman bantuan melalui ojol dan kirir pos. (Instagram: Ridwan Kamil)

NGETRIP – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas puluhan pengemudi ojek online dan petugas ekspedisi atau kurir PT Pos Indonesia untuk mendistribusikan paket sembako kepada warga di Kabupaten Sumedang yang ekonominya terdampak COVID-19.

Kang Emil melepas puluhan ojol dan kurir pos di kantor PT Pos Indonesia Sumedang, Jalan Gesan Ulun No 82, Sabtu (18/4/2020).

Para pengemudi ojol dan kurir pos membawa paket senilai Rp500 ribu dari Pemda Provinsi Jawa Barat yang terdiri dari sembako senilai Rp350 ribu dan uang tunai Rp150 ribu.

Menurut Kang Emil, paket dari Pemda Provinsi Jabar merupakan satu dari sembilan pintu bantuan dari pemerintah (Pusat, Provinsi, Kabupaten/Kota) untuk 40 persen kelompok ekonomi terbawah yang sudah didata RT/ RW.

“Kepada mereka dari kelompok ekonomi 40 persen terbawah akan dibantu oleh sembilan pintu pertolongan yang salah satunya bantuan dari Pemda Prov Jabar yang sekarang disalurkan melalui PT Pos Indonesia dan ojek online kepada warga yang terdampak,” ujarnya.

Kang Emil berujar, pemerintah memberikan kesempatan pemda/pemkot selama tujuh hari untuk memperbaiki data penerima bantuan. Bila masih ada warga yang belum mendapatkan atau tak terdata bisa diperbaiki dan melapor ke RT/ RW setempat.

“Bila masih ada yang terlewat juga bisa melapor di aduan yang ada di aplikasi Pikobar,” ucap Kang Emil.

Kang Emil mengimbau masyarakat untuk meningkatkan rasa solidaritas, turut membantu masyarakat yang kesulitan. Menurutnya, pandemi COVID-19 adalah masalah bersama maka akan cepat tuntas bila dikerjakan bersama-sama.

“Tidak boleh ada warga Jabar yang kelaparan, saya imbau masyarakat juga melakukan solidaritas sosial tidak hanya pemerintah karena panedemi COVID-19 ini masalah bersama karena dengan kebersamaan akan cepat selesai,” harapnya.

BACA JUGA:  Pemkot dan 8 Bank Akan Luncurkan Bandung Smart Card

Kabupaten Sumedang adalah bagian dari Bandung Raya yang akan segera menerapkan Pembatasan Ssosial Berskala Besar (PSBB) yang telah disetujui Menteri Kesehatan akan dilaksanakan 22 April 2020.

Untuk itu Kang Emil mengimbau warga Sumedang untuk bersiap dan mentaati semua aturan PSBB.”Kepada warga Sumedang supaya menaati tidak keluar rumah kalau tidak emergensi,” pintanya.

Sementara itu Dadang Hermawan salah satu pengemudi ojek online yang menyalurkan bantuan mengaku mendapat tambahan penghasilan dari proses pendistribusian bantuan Pemda Provinsi Jabar. Dalam sehari Dadang menyalurkan empat kali paket menggunakan sepeda motornya. (Humas Jabar)