Pembeli Kaget Beli Nasi Goreng di Aplikasi Ojol Malah Disuruh Racik Sendiri

Ilustrasi Nasi Goreng. ( Maggi)

NGETRIP – Akun Twitter @suhschat mengunggah seorang warganet yang ingin membeli nasi goreng lewat layanan aplikasi ojek online.

Namun, nasi goreng pesanannya ini tak seperti biasanya. Umumnya, pelanggan tinggal terima jadi racikan nasi goreng dari suatu restoran.

Pelanggan hanya tinggal memberi catatan tentang apa yang tidak diinginkan di nasi goreng tersebut.

Namun, rupanya ada restoran dengan penyajian yang cukup unik. Di restoran Janji Kenyang, Palmerah, Jakarta Barat, pelanggan malah diharuskan meracik sendiri nasi goreng yang diinginkan.

Ia benar-benar harus meracik sendiri mulai dari memilih minyak, memasukkan topping, bumbu, kecap, dan lainnya. Masing-masing langkah akan memiliki nominal yang berbeda-beda.

Sebagaimana disadur dari Suara.com, untuk minyak goreng yang digunakan dibanderol dengan harga mulai dari Rp650. Selanjutnya untuk penambahan bumbu tek-tek akan dikenakan biaya sebesar Rp 2.500.

Nasi goreng racik sendiri (Twitter @suhschat)

Penambahan sambal, sayur, telur dan topping lainnya juga masing-masing akan dikenakan biaya tersendiri. Dirinya kemudian mulai meracik bumbu-bumbu yang diinginkan.

Lalu si pemesan kemudian menghabiskan total Rp46.625 untuk nasi goreng racikannya di mana bahan-bahan dibeli secara ala carte dari aplikasi ojol tersebut.

Ia menggunakan garlic oil, 2 telur, daun bawang, pakchoy, ayam suwir, bawang goreng,kerupuk, dan lainnya.

Penampakan nota pembelian nasi goreng tersebut wujudnya juga menjadi tak kalah mengejutkan.

Struk pembelian nasi goreng yang diracik sendiri. (Twitter/@sushschat)

Unggahan beli nasi goreng tapi disuruh racik sendiri ini kemudian menjadi viral di Twitter. Ratusan respon warganet tampak memenuhi kolom komentar cuitan tersebut.

“Kepikiran kalau kelupaan masukin nasi jadinya bumbu goreng doang ya namanya,” tulis warganet lainnya di kolom komentar.

“Ini malah lebih ribet karna harus teliti dan harganya lebih mahal deh. Harga telur tuh serebuan kenapa itu jadi Rp5.000 hiks,” komentar seorang warganet.

Baca komentar lainnya dalam link di bawah ini.