Penganiayaan Suporter Persija, Polisi Tetapkan 8 Orang Tersangka

242

NGETRIP. ID, Bandung- Sat Reskrim Polrestabes Bandung menetapkan delapan orang tersangka dalam dugaan kasus tewasnya anggota The Jakmania Haringga Sirila (23). Bahkan dua di antaranya masih di bawah umur.

Seperti diketahui Haringga tewas setelah dianiya oknum Bobotoh sebelum laga antara Persib Bandung versus Persija digelar di Stadion Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (23/9/2018) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kedelapan tersangka tersebut, yakni Goni Abdulrahman (20), Aditya Anggara (19), Dadang Supriatna (19), Budiman (41), Cepi (20), Joko Susilo (32), SM (17), dan DFA (16). .

Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP M Yoris mengatakan, insiden penganiayaan tersebut penganiayaan itu  terjadi antara pukul 13.00 WIB sampai dengan 14.00 WIB. Polisi menetapkan delapan tersangka yang diduga menganiaya korban secara berencana.

“Awalnya seorang pengendara sepeda motor melintasi depan GBLA dan ternyata dilakukan sweeping oleh anak – anak dari Bobotoh. Sehingga mereka mendapatkan ada satu orang diduga Jakmania yang memiliki KTP Jakarta,” katanya di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Senin (24/9/2018).

Sebelumnya, korban juga sempat memposting di akun instagramnya tiket kereta perjalanan Bandung-Jakarta. Kemudian identitas korban diketahui, akhirnya  aksi pemukulan pun tak bisa dihindarkan. Korban saat itu langsung dihantam balok kayu hingga berdarah. Bahkan, aksi tersebut diabadikan dalam sebuah video singkat, dalam video itu korban juga dihantam oleh sebatang besi.

Tidak sampai di situ, lanjutnya, korban kemudian dianiya berkali-kali  dengan menggunakan alat yaitu balok, helm kaca, dengan tangan dan kaki yang mengakibatkan korban pada saat itu meninggal dunia di TKP.

Setelah kejadia polisi mengamankan lima orang bobotoh yang diduga terlibat. Namun, dari pemeriksaan 16 saksi lainnya, polisi menambahkan tiga orang jadi tersangka.

“Delapan orang kita sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dengan umur yang variasi. Ada yang di bawah umur 17 tahun ada juga yang sudah 40 tahun,” ujarnya.

Akibat perbuatannya  para pelaku dijerat dengan pasal 170 atau penganiayaan secara bersama – sama yang memgakibatkan korban meninggal dunia, dengan ancaman maksimal di atas 10 tahun penjara.(ismalia)