Pengemudi Ojek Online Masih Ditagih Cicilan, Begini Penjelasan OJK

Juru Bicara OJK Sekar Djarot, mengakui hingga saat ini pihaknya memang masih menyusun produk hukum untuk industri keuangan non bank atau leasing.

193
Ilustrasi/JurnalNews

NGETRIP – Masih banyaknya keluhan dari para pengendara ojek online yang masih ditagih cicilan oleh debt collector membuat Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) angkat bicara.

Juru Bicara OJK Sekar Djarot, mengakui hingga saat ini pihaknya memang masih menyusun produk hukum untuk industri keuangan non bank atau leasing, sebagai upaya merealisasikan pernyataan Presiden RI Joko Widodo.

Dalam pernyataannya pada Selasa (24/3/2020), Presiden menyatakan memberi penangguhan cicilan kendaraan selama setahun bagi pengemudi ojek, taksi hingga nelayan sebagai dampak pandemi virus corona atau Covid-19.

“Untuk leasing, kami sedang finalisasi produk hukumnya dan terus koordinasi dengan asosiasi perusahaan pembiayaan Indonesia untuk merumuskan langkah-langkah lanjutan terkait penerapannya,” kata Sekar mengutip dari Kompas.com, Sabtu (28/3/2020).

Namun untuk perbankan, aturan terkait relaksasi cicilan ini sudah tercantum dalam POJK 11/POJK.03/2020. Peraturan itu juga sudah dikomunikasikan kepada seluruh industri perbankan.

BACA JUGA: Asosiasi Ojek Online Mengeluh, Anggotanya Masih Banyak Ditagih Cicilan

Hanya memang perbankan perlu waktu untuk menetapkan dan memiliki pedoman internal yang akan disesuaikan dengan penilaian atau analisa masing-masing bank.

“Seperti contohnya, menganalisa dan menetapkan kriteria debitur mana yang benar-benar terdampak Covid-19 dan mana yang tidak,” kata dia.

Sekar pun menegaskan relaksasi cicilan ini tidak untuk semua debitur. Pihak bank atau perusahaan pembiayaan harus menilai mana debitur yang memang terdampak kebijakan physical distancing akibat pandemi Covid-19.

Untuk sementara waktu kata Sekar, pihak bank atau pun leasing tak melakukan penarikan kendaraan.

“Sekarang ini debt collector diminta untuk dihentikan sementara untuk menarik kendaraan, karena ini bagian dari tuntutan segera bisa membantu masyarakat yang terdampak langsung,” tegas dia.