Pernyataan Grab Terkait Perluasan Penerapan Tarif Baru Ojek Online

162

NGETRIP, Bandung – Melalui Head of Public Affairs, Tri Sukma Anreianno, Grab Indonesia menyatakan dukungannya terhadap kebijakan perluasan tarif ojek online.

Kebijakan tersebut disepakati dalam rapat dan pertemuan yang digelar oleh Kementerian Perhubungan dengan aplikator transportasi online pada Rabu (7/8/2019) kemarin.

Berikut pernyataan Grab Indonesia dalam rilis yang diterima NGETRIP.ID, Kamis (8/8/2019):

“Kami mendukung dan siap melaksanakan perluasan tarif ojek online sesuai dengan pertemuan dengan Kementerian Perhubungan (7/8).

Kami akan menyesuaikan aspek teknologi, seperti algoritma dan GPS sesuai dengan skema tarif yang baru. Selain itu kami akan melakukan sosialisasi kepada mitra pengemudi kami.

Survei kami terhadap mitra pengemudi pada bulan Mei 2019 lalu menemukan bahwa kenaikan tarif berpengaruh positif terhadap pendapatan mitra pengemudi yakni sebesar 20-30%, disertai dengan jumlah orderan yang stabil.

Grab didirikan dengan semangat memaksimalkan manfaat teknologi bagi masyarakat luas. Kehadiran Grab di Indonesia telah memberi kontribusi ekonomi sebesar 48,9 triliun dari peningkatan pendapatan mitra pengemudi GrabCar dan GrabBike, mitra GrabFood, dan agen Kudo individual. Lebih jauh, kehadiran Grab juga menyumbang kesejahteraan masyarakat Jabodetabek sebesar 46,14 triliun melalui surplus konsumen.”