PUAS Deklarasikan Prabowo-UAS, Abdul Somad: Saya Mau Jadi Ustaz Sampai Mati

242

NGETRIP.ID, JAKARTA- pada hasil Ijtima Ulama, Relawan Sahabat Prabowo-Ustaz Abdul Somad (PUAS) mendeklarasikan dukungan ke pasangan Prabowo Subianto-Ustaz Abdul Somad untuk maju di Pemilihan Presiden 2019.

Pengajuan pasangan ini berlatar belakang hasil Ijtima Ulama beberapa waktu lalu.

“Kami mengapresiasi dan menjalankan peristiwa Ijtima Ulama yang telah menghasilkan keputusan yang bijaksana, arif, demi maslahat umat di seluruh Tanah Air yang kami cintai ini,” kata Ketua Sahabat PUAS, Diko Nugraha, di Jakarta Pusat, Jumat (3/8/2018).

Diko Nugraha mengatakan, tokoh-tokoh yang dihasilkan oleh Ijtima Ulama seperti Prabowo dan Ustaz Abdul Somad merupakan tokoh yang dinilai mampu memimpin Indonesia ke depan.

“Tokoh-tokoh yang mampu, insya Allah amanah untuk mampu membawa kita ke depan,” ujar Diko Nugraha.

Diko Nugraha mengakui, Ustaz Abdul Somad sempat menyampaikan penolakannya untuk ikut maju di Pilpres 2019.

Namun, cara penolakan itu yang menurutnya membuat masyarakat terkesima.

“Seorang almukaram, Abdul Somad, seorang ulama santri, yang ketika diminta mengemban amanah jabatan, beliau secara santri dengan adabnya menjawab, saya mau istiqomah menjadi ustaz sampai mati. Itulah adab seorang santri,” kata Diko Nugraha.

Meskipun demikian, menurut Diko Nugraha, masyarakat tidak boleh tinggal diam.

Masyarakat harus terus mendorong Ustaz Somad untuk bisa maju di 2019 nanti.

“Kita sama-sama tahu bahwa 2019 ini (bangsa Indonesia) menghadapi pesta rakyat, kontestasi pilpres dan wakil presiden untuk masa 5 tahun ke depan. Di situlah dipertaruhkan 260 juta nasib kita warga negara Indonesia. Ini bukan hanya sekadar mencoblos,” kata Diko Nugraha.

Tokoh kejutan

Sementara itu, Ustaz Abdul Somad yang di-endorse Partai Amanat Nasional (PAN), menolak menjadi cawapres Prabowo Subianto.

Namun, PAN kini punya tokoh lain untuk dimajukan di Pilpres 2019.

Sekjen PAN Eddy Soeparno menghormati sikap Ustaz Somad yang menolak jadi cawapres.

Sembari tetap mengusahakan Ketua Umum Zulkifli Hasan maju pilpres, PAN membuka diri untuk tokoh eksternal partai.

“Kami hormati keputusan UAS (singkatan Ustaz Abdul Somad), kami paham bahwa beliau terus istiqomah di jalur dakwah dan menurut kami beliau tokoh yang jarang dimiliki Republik ini sehingga kita hormati sepenuhnya,” kata Eddy di Jakarta Selatan, Jumat (3/8/2018).

“Ini jadi PR bagi kita untuk mencari calon lagi. Internal PAN Zulkifli Hasan. Kalau eksternal kita terbuka,” kata Eddy.

Tokoh eksternal

Siapakah tokoh eksternal yang digadang-gadang PAN?

Tokoh tersebut di luar empat nama kandidat cawapres Prabowo yang selama ini beredar.

Mereka adalah Ustaz Abdul Somad, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri, Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

“Kami ada satu lagi nama yang kami mau sampaikan. Tapi kami bicarakan dulu di internal (partai). Tokoh yang cukup cakap, (latar belakangnya) campur aduk,” kata Eddy.

Pernyataan Eddy menjawab pertanyaan: dari 4 nama kandidat cawapres Prabowo, siapa yang didukung PAN. (wrtkt.tribun)

BACA JUGA:  Rombongan Pertama Warga Jabar Korban Gempa Palu Tiba Dengan Selamat