Ratusan Driver Online Kepung Kantor Aplikator di Bandung

1189

NGETRIP.ID, BANDUNG, Ratusan Massa yang tergabung dalam Aksi Kemerdekaan Pengemudi Online Jawa Barat (AKPOL JABAR) mengepung kantor Gojek di Jalan Ibrahim Adjie, Bandung dan dilanjutkan ke kantor Grab di Apartemen Gateway Pateur Jalan Gunung Batu No.203 Bandung, pada Rabu (29/8/18).

“Massa aksi ada sekitar 700 orang mah” ujar salah seorang peserta aksi yang tidak mau disebutkan namanya

Aksi pertama dimulai pukul 08.00 WIB di depan kantor Gojek, Mereka menuntut gojek segera merealisasikan aspirasi termasik tarif dan insentif yang dinilai belum berpihak kepada para pengemudi transportasi online, sampai pukul 12.00 WIB, pihak gojek Bandung mengatakan tidak ada orang berwenang untuk berbicara mengenai tuntutan para driver online.

Penanggung jawab aksi, Febi Efriansyah menuturkan tarif yang diberlakukan perusahaan transportasi saat ini belum mampu memberikan kesejahteraan bagi mitra pengemudi. Untuk itu, sambung dia, diharapkan ada kenaikan tarif kendaraan transportasi daring.

“Kami menuntut pihak aplikator untuk kesejahteraan mitranya, dibuat penyesuaian tarif yang lebih relevan untuk mitranya,” kata Febi, Rabu (29/8/18).

Febi menuturkan tarif yang diberlakukan oleh perusahaan transportasi daring memang sudah mengikuti Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No. 108 tahun 2017. Hanya saja, dia melihat tarif tersebut kurang sesuai dengan kondisi lalu lintas perkotaan. Dengan kondisi jalanan macet, lanjut dia, otomatis uang operasional semakin meningkat, ditambah lagi pengemudi harus mempersiapkan tabungan lebih besar sebagai anggaran ekstra pemeliharaan kendaraan.

“Mereka sudah mengikuti penyesuaian dengan tarif bawah tarif atas sesuai dengan regulasi pemerintah. Tapi pada faktanya dengan kondisi lalu lintas saat ini tidak memberikan penyesuaian terhadap mitra,” terangnya.

Sesuai dengan Permenhub no 108 tersebut tarif angkutan daring disesuaikan dengan membagi dua wilayah. Wilayah I meliputi Sumatera, Jawa, dan Bali, lalu daerah lainnya seperti Kalimantan dan Sulawesi tergolong di wilayah II.

Untuk wilayah I dikenai tarif bawah sebesar Rp3.000 dan tarif atas Rp6.000 per kilometer. Sementara di wilayah II diberlakukan tarif bawah Rp3.700 dan tarif atas Rp6.500 per kilometer.

Setelah dari Kantor Gojek, ratusan kendaraan roda dua dan roda empat ini bergeser menuju Kantor Grab di Apartemen Gateaway, Jalan Gunung Batu untuk menggelar aksi serupa. “Sama Gojek nanti mau audiensi sore, sekarang kita menuju kantor Grab,” Febi  menegaskan.

Di kantor Grab perwakilan dari peserta aksi diterima manajemen grab untuk melakukan dialog, ada beberpa poin penting yang berhasil disepakati antara kedua belah pihak.

Setelah berdialog dengan manajemen Grab mereka kemudian membubarkan diri secara teratur. (sf)