Resmikan Mahad Baru Askar Kauny, Gubernur Sumsel Berharap Lahirkan Santri-santri Penghafal Alquran

Gubernur Sumsel Herman Deru (rompi hitam) bersama Ustaz Bobby Herwibowo (syal hijau) dalam peresmian mahad baru Askar Kauny di Palembang. (Dok. Askar Kauny)

NGETRIP – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meresmikan mahad (pesantren) Tahfizul Quran Askar Kauny serta Masjid Raudatul Jannah di Jalan Talang Kepuh, Kelurahan Gandus, Kecamatan Gandus, Kota Palembang, Sabtu (13/3).

Herman Deru mengapresiasi kehadiran mahad tahfizul quran ini sebagai upaya pengentasan buta huruf di wilayah Sumatera Selatan.

“Target kita satu desa satu rumah tahfiz. Alhamdulillah saat ini jumlahnya sudah terpenuhi, tapi penyebarannya belum merata dan masih menjadi tugas kita semua ke depannya,” ungkap Herman Deru.

Dalam acara peresmian ini, Herman Deru juga mengapresiasi kerja keras manajemen dan para guru ngaji dari Askar Kauny dalam melahirkan santri-santri penghafal alquran. Ia berharap berbagai program Askar Kauny juga terus dijalankan di wilayahnya.

Ia juga berharap, mahad tahfizul quran Askar Kauny dan masjid Raudatul Jannah bisa berperan aktif dalam mengentaskan buta alquran di Sumsel serta menyiapkan generasi muda yang lebih religius.

Ia menambahkan, program rumah tahfiz dinilainya mampu mengurangi hingga memberantas buta Alquran di Sumsel, dengan cara mengenalkan sejak dini anak-anak kepada alquran.

Selain lewat rumah tahfiz, jelas Herman, program safari Jumat juga bisa menjadi solusi alternatif pembangunan masjid di wilayahnya.

“Jadi setelah dibangun dengan baik, masjid harus bisa memberikan pelatihan kepada anak-anak dan generasi muda tentang alquran hingga cara azan yang benar dan enak didengar,” sambungnya.

Pendiri Yayasan Askar Kauny, Ustaz Bobby Herwibowo menyatakan siap mendukung program Gubernur Sumsel dalam mengentaskan buta alquran di Sumatera Selatan.

Usbob menyatakan, saat ini jumlah rumah tahfiz yang dikelola Yayasan Askar Kauny mencapai 547 titik yang tersebar di 17 Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan.

“Insya Allah kami siap membantu cita-cita Pak Gubernur untuk memberantas buta huruf alquran dan menjadikan generasi muda di sini sebagai penghafal quran,” ungkap Usbob.

Peresmian mahad tahfizul quran Askar Kauny dan masjid Raudatul Jannah sendiri ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan tumpeng oleh Gubernur Sumsel Herman Deru.

Serah terima piagam peresmian diberikan kepada pewakif KH Abdul Kodir, serta ada juga penyerahan 17 sertifikat rumah tahfiz Kauny Quranic School Sumsel.*