Sadis, Balita di Cimahi Meregang Nyawa Digigit dan Dipukul Kekasih Ibunya

331
Foto:Ilustrasi Net

NGETRIP.ID, CIMAHI–Nahas, nasib balita laki laki berusia 3 tahun di Cimahi, Jawa Barat. Balita malang itu, meregang nyawa usai dianiaya kekasih ibunya, AR (28). Pelaku tega menganiaya korban dengan cara digigit dan dipukul.

“Betul. Sedang ditangani kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban balita meninggal dunia. Pelaku kekasih ibunya,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana kepada wartawan, Senin (6/8/2018).

Penganiayaan nahas yang menimpa balita malang itu terjadi akhir bulan lalu. Dari keterangan ibu koban, IJ (29), pada 22 Juli 2018 lalu, dia mendapat telepon dari kekasihnya, AR, yang mengabarkan jika korban tengah mengalami muntah dan kejang-kejang.

BACA JUGA:

“Ibu korban pulang ke rumah dan mendapatkan kondisi korban dalam keadaan lemas. Lantas ibu korban ini diberitahu kalau korban muntah lebih dari 10 kali,” jelas dia.

Saat itu, IJ mendapati luka memar pada pipi kanan anaknya dan luka bekas gigitan pada pipi kiri. “Terdapat memar (biru) pada pipi kanan dan bekas gigitan pada pipi kiri,” tutur dia.

Ibu korban lantas langsung melarikan anaknya ke rumah sakit Mitra Kasih untuk mendapat perawatan dan dilakukan rontgen. Korban kemudian harus dipindahkan ke rumah sakit Dustira, Cimahi, dan menjalani perawatan selama 4 hari disana.

“Pada tanggal 26 Juli 2018, korban diperbolehkan pulang. Nah selama di rumah, korban tinggal selalu bersama pelaku,” kata dia.

Tepat pada keesokan harinya, (22/7), ibu korban mendapati anaknya sudah tak sadarkan diri dirumah. Alhasil, bocah malang ini kembali harus dilarikan ke rumah sakit.

“Menurut keterangan pelapor (ibu korban), korban dinyatakan meninggal setelah alat bantu dilepas dari tubuh korban,” jelas dia.

Dari keterangan ibu korban yang melapor ke polisi, ada dugaan korban tewas lantaran dianiaya oleh pelaku. Polisi pun langsung melakukan pengusutan kasus dan mengamankan terduga pelaku penganiayaan balita malang tersebut.

“Sudah diamankan. Korban diduga dianiaya oleh pelaku dengan cara digigit dan dipukul,” kata Umar. (bc/sf)