Sambut Ramadan 1442 H, Simak 4 Cara Aman Berkendara di Bulan Puasa

Ilustrasi/Liputan6.com

NGETRIP – Meski menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan 1442 H, tentunya aktivitas harus terus berlanjut, seperti bekerja atau lainya.

Bagi yang banyak menghabiskan waktu di jalan seperti driver ojek online, berkendara saat puasa di bulan Ramadan memang menjadi tantangan tersendiri.

Selain menahan lapar dan dahaga, kesabaran menjadi salah satu hal utama yang perlu dijaga saat bulan puasa.

Agar tetap dapat berkendara dengan aman dan nyaman serta tetap menjalankan puasa dengan baik.

Disadur Ngetrip.id dari Federaloil, berikut ini 4 saran aman saat puasa dari tim safety riding PT Astra Honda Motor (AHM) dalam berkendara naik sepeda motor selama bulan Ramadan.

1. Persiapan berkendara di bulan Puasa

Persiapan sebelum berkendara di bulan puasa dilakukan sejak sahur dengan memilih asupan bernutrisi tinggi seperti sayur mayur dan buah-buahan.

Selain itu para bikers juga disarankan perbanyak minum air putih saat sahur agar dapat mencegah terjadinya dehidrasi tubuh saat berkendara di terik panas matahari.

Hal mendasar dalam menjaga keselamatan saat berkendara, para bikers juga menggunakan jaket, helm dan sarung tangan serta membawa kelengkapan surat berkendara.

2. Beristirahat yang cukup

Beristirahat yang cukup, saat berkendara di bulan puasa, bikers juga harus tetap waspada dengan rasa ngantuk.

Untuk para bikers yang melakukan perjalanan jarak pendek, sempatkan beristirahat selama 10 menit.

Lakukan istirahat setelah 1 sampai 2 jam berkendara, namun apa bila ngantuk nyerang atau konsentrasi sudah menurun segera beristirahat.

3. Berfikir Positif

Menjaga perilaku berkendara saat di jalan raya mungkin mudah dalam kondisi lalu lintas normal.

Tapi dalam kondisi lalu lintas yang padat atau macet saat puasa bisa memengaruhi emosi bikers, apalagi menjelang buka puasa.

Salah satu cara mencegah emosi adalah dengan selalu berfikir positif terhadap pengendara lainnya.

4. Menjaga Toleransi

Melihat prilaku bikers yang kurang tepat dalam berkendara juga dapat memancing emosi, seperti menyerobot jalanan, berkendara melawan arus maupun menggunakan trotoar.

Pada kondisi seperti ini, bikers harus mengedepankan toleransi dan rasa sabar agar kepentingan sesama pengguna jalan dapat terpenuhi serta tetap mampu mengendalikan emosi saat berpuasa.

Selanjutnya tetap patuhi peraturan lalulintas, utamakan keselamatan, jangan mentang-mentang sepi main terobos lampu pengatur lalu lintas.***