Soal Tarif Ojol, Menhub: Semua Orang Happy

82
Foto: Kompas.com

NGETRIP.ID, Jakarta – Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengklaim bahwa sudah tidak ada masalah terkait dengan tarif baru ojek online (ojol) yang diberlakukan di seluruh Indonesia. Bahkan, sejauh ini para mitra ojol pun menanggapi kebijakan tersebut dengan baik.

“Sejauh ini apa yang dijalankan, orang happy. Jadi saya pikir apa yang kita diskusikan dengan Grab, pengemudi, itu sangat efektif,” kata dia saat ditemui di Jakarta, Selasa (24/9).

Budi mengatakan, pada tahap pertama dilakukan di 15 kota kebijakan tarif tersebut hampir tidak ada yang protes. Begitu pun ketika dilakukan perluasan dibeberapa lokasi juga direspon dengan baik para mitra dan masyarakat.

“Jadi saya terimakasih dengan Grab yang sudah berdiskusi dengan baik. Ini kan untuk kepentingan publik, kita hati-hati sekali. Sejauh ini ga ada, masih positif,” tandas Budi Karya Sumadi.

Seperti diketahui, penyesuain tarif baru untuk ojek online berlaku penuh di seluruh Indonesia pada 2 September lalu. Keputusan tarif tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 348 tahun 2019 yang merupakan turunan atas Permenhub 12/2019.

Di mana untuk Zona I (Sumatra, Jawa, Bali kecuali Jabodetabek) Rp 1.850 – Rp 2.300 per km dengan biaya minimal Rp 7.000 – 10.000.Sedangkan Zona II (Jabodetabek) mulai Rp 2.000 – Rp 2.500 per km dengan biaya minimal Rp 8.000 – Rp 10.000.

Kemudian untuk Zona III (Kalimantan, Sulawesi, NTT, Maluku, dan lainnya) mulai Rp 2.100 – Rp 2.600 dengan biaya minimal Rp 7.000 – 10.000. (source: lptn6)