Stabilitas dan Kondusivitas, Kunci Pileg-Pilpres Damai

129

NGETRIP.ID, Bandung – Demokrasi multipartai, merupakan sistem perpolitikan yang dianut Indonesia. Maka berbagai partai politik turun berlaga dalam pemilihan umum, dan semua memiliki hak untuk memegang kendali atas tugas-tugas pemerintah, baik secara terpisah maupun dalam koalisi.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, mengatakan, bahwa dengan iklim politik seperti itu, semua bergerak dinamis. Sehingga diperlukan stabilitas dan kondusifitas dalam setiap pergerakan politiknya.

“Mari suarakan semangat damai dan semangat sejuk dalam Pileg dan Pilpres 2019,” kata Gubernur Jabar dalam acara Deklarasi Bersama dalam Rangka Mewujudkan Pileg dan Pilpres Damai 2019, di Aula Moelyono Mapolda Jabar Bandung, Rabu (12/09/2019).

Emil, sapaan akrabnya, mengatakan semangat netralitas menjadi kebutuhan dasar dari penyelenggaraan demokrasi di Indonesia. Pada Pileg dan Pilpres 2019, tercatat ada 20 partai yang akan menjadi pilihan rakyat. “Maka semakin banyak partai semakin tinggi dinamika,” kata Emil.

Tugas KPU, lanjut Emil, melaksanakan sebaik- baiknya Pileg maupun Pilpres di 2019. Karena biaya politik yang dikeluarkan tidaklah sedikit. “Oleh karena itu, dengan biaya yang sangat mahal. Syarat nomor satunya adalah stabilitas dan kondusivitas,” katanya.

Ketua KPU Jabar, Yayat Hidayat, mengatakan, bahwa Pemilu 2019 di Jawa Barat Ia harapkan akan berjalan baik. Menurutnya, sepanjang pengalaman pada penyelenggaraan Pilgub 2018, adalah penyelenggaraan pesta demokrasi yang nyaman.

“Semua tahapannya nyaman, nyaman sekali. Tidak ada hal yang bikin ‘pabaliut.’ Atas pengalaman yang sangat baik tersebut, menjadi modal bagi kita semua untuk jauh lebih memberikan prestasi yang lebih baik lagi,” kata Yayat.

Demokrasi tumbuh subur di tanah Pasundan, lanjut Yayat. Indonesia layak dijadikan acuan nagi proyrek demorkasi sebagai contoh demokrasi damai bagi seluruh negara di dunia.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto, mengungkapkan, bahwa dengan deklarasi yang digelar di “markasnya”, maka berbagai pihak siap menyukseskan Pemilu damai di 2019.

Deklarasi pun dibacakan bersama para unsur Forkopimda Jabar, ketua KPU, Kabinda, kepala MUI, para Pimpinan Ormas, Pimpinan Partai, FKUB, para tokoh masyarakat, dan para tokoh agama.

“Kita mendukung segala upaya pemerintah dalam rangka mensukseskan Pileg dan Pilpres 2019 serta menjaga keamanan dan kedamaian demi keutuhan NKRI,” tegas Kapolda. (AF)