Tarif Ojek Online Naik Lagi di Masa Pandemi? Tunggu Momen yang Pas!

18

NGETRIP – Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019, tarif ojek online (ojol) bisa dievaluasi setiap tiga bulan. Namun, hingga kini, tarif ojol tidak lagi mengalami penyesuaian sejak adanya kenaikan pada Maret lalu.

Muncul pertanyaan, apakah mungkin tarif ojol mengalami kenaikan di tengah kondisi pandemi Covid-19? Direktur Angkutan Jalan dan Multimoda Kementerian Perhubungan Ahmad Yani coba menjelaskan.

menurutnya, sudah ada beberapa pihak yang mengusulkan agar tarif ojol disesuaikan. Ia pun tidak menutup kemungkinan tarif ojol mengalami kenaikan dari yang saat ini berlaku.

Namun menurutnya dengan masih merebaknya Covid-19, bukan lah momen yang tepat untuk menaikan tarif ojol.

Dikutip dari Kompas.com, saat ini daya beli masyarakat tengah mengalami penurunan akibat pandemi.

“Kondisi lagi turun, tarif dinaikkan lagi, nanti dampaknya, berdampak lebih parah lagi. Ini Hitung-hitungannya kami nunggu momen yang pas,” katanya dalam sebuah diskusi virtual, Rabu (14/10/2020).

Lebih lanjut, Yani pun memastikan, pihaknya siap menampung masukan dari berbagai pihak, tidak terkecuali para pengemudi ojol. “Kami selalu berdiskusi dengan teman-teman komunitas,” ujarnya.

Dengan melihat masukan dari banyak pihak, Yani pun tidak menutup kemungkinan tarif ojol akan dinaikan pasca Covid-19 mereda. “Mungkin kalau kondisi Covid sudah lebih baik lagi bisa kita naikkan (tarif),” ucapnya.