Tips Buat Pengemudi Ojol Pengguna Motor Matik, Jangan Lakukan Ini Saat Berkendara

403
Ilustrasi/Liputan6.com

NGETRIP – Mayoritas pengemudi ojek online (ojol) saat ini adalah menggunakan motor matik. Sehingga, ada baiknya menyimak ulasan ini yang tentu sangat bermanfaat bagi pengguna motor matik.

Kendaraan roda dua memang menjadi salah satu alat transportasi yang sangat di gemari masyarakat Indonesia, khsususnya moto matik.

Kelebihan dari motor matic dibandingkan dengan jenis sepeda motor lain, motor matic lebih mudah untuk dioperasikan, tinggal gas sudah bisa jalan sesuai dengan keinginan.

Jika dibandingkan dengan motor jenis lain, motor matic selain penggunaannya mudah, dari segi kenyamanan berkendara juga sangat unggul, terutama kita tidak perlu susah payah untuk mengganti gigi dimana saat jalanan macet menjadikan salah satu momok untuk pengendara motor.

Tapi apakah kamu tahu beberapa kesalahan yang kerap kali dilakukan oleh pengendara motor matic, yang bisa mengakibatkan dampak yang fatal baik bagi kesalamatan diri sendiri, maupun pengguna jalan yang lain?

Nah, kita akan membahas beberapa kesalahan kecil yang sering dilakukan oleh pengendara motor matic, dan bagaimana cara mencegahnya.

Sebagaimana dikutip NGETRIP.ID dari Wahana Honda, berikut adalah kesalahan yang sering dilakukan:

1. Tidak Melakukan Pengereman di Jalan Menurun

Sudah sangat wajar saat keadaan jalan sepi dan menurun kita harus melakukan pengereman. Tapi jika diperhatikan lebih lanjut kesalahan yang sering dilakukan pengendara motor matic adalah terlambat melakukan pengereman saat jalan menurun, atau turunan tajam. Motor matic sendiri biasanya tidak memiliki engine brake yang bagus seperti pada motor jenis lain.

Engine brake yang dimiliki oleh motor matic sangatlah kecil sehingga memerlukan bantuan pengereman sedikit demi sedikit disaat jalan menurun tajam. Pengereman ini dilakukan untuk mengurangi laju kendaraan karena akan lebih baik jika jarak pengereman dilakukan dari jauh.

2. Tidak melakukan pengecekan rem secara berkala

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, jika kamu memiliki motor matic, engine brake yang kamu miliki sangatlah kecil, sehingga penggunaan rem pada motor matic lebih sering dan lebih banyak. Terkadang rem perlu di stel ulang agar posisi pengereman bisa berjalan secara maksimal dan optimal.

Nah, hal ini yang sering terlewatkan oleh para pengguna motor matic, sering kali rem dibiarkan begitu saja tanpa di stel ulang sehingga saat melakukan pengereman perlu menarik tuas rem sampai mentok, yang bahkan belum pasti motor bisa berhenti. Ada baiknya paling tidak melakukan stel ulang pada kedalaman tuas rem agar bisa memaksimalkan pengereman yang ada di motor matic kamu.

3. Menarik tuas gas sembarangan

Bagi pengguna motor matic pasti pernah merasakan kepuasan tersendiri ketika menarik gas dan motor langsung melaju bak angin. Tapi sebenarnya hal ini sangat membahayakan bagi kamu dan pengguna jalan yang lain?

Ya, hal ini bisa sangat berbahaya dan sangat tidak dianjurkan karena bisa memicu kecelakaan lalu lintas. Selain itu dari segi mesin juga tidak dianjurkan untuk menarik gas dengan sembarangan. Teknik yang benar adalah menarik gas secara berlahan dan pelan.

4. Melakukan pengereman dengan satu tangan

Pengereman menjadi fokus utama dari pengendara matic. Honda sudah melakukan pengembangan teknologi untuk mengatasi berbagai permasalahan pengereman yang ada di motor matic, salah satunya dengan teknologi ABS da CBS pada Vario.

Sistem ini sangat efektif untuk pengendara matic terutama karena menghindari kesalahan pengereman dengan satu tangan. Pengereman dengan satu tangan sendiri memiliki resiko yang sangat besar, pengendara bisa saja selip dan terjatuh dengan melakukan pengereman dengan satu tangan.

Sedangkan sistem CBS ini mencegah hal tersebut terjadi, dengan teknologi ini rem depan dan rem belakang bekerja bersamaan sehingga bisa mengerem secara bersamaan walaupun kamu menggunakan satu rem saja.***